Polri Apps

Tabrak Pesepeda 72 Tahun, Pemuda 19 Tahun Ini Alami Patah Tengkorak Bagian Kepala

Ilustrasi kejadian akibat tabrakan. (ist)

Lingga, Owntalk.co.id – Kejadian tragis dialami pengendera roda 2 jenis kendaraan motor Honda Vario BP 3453 WE warna putih, menabrak pengendara sepeda ontel yang dikendarai pria tua tadi malam sekira pukul 00.05 WIB, dijalan Pahlawan Dabo singkep, Kecematan Singkep, Kabupaten Lingga, Senin, (01/01/2024) dini hari.

Kapolres Lingga, AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K., dikonfirmasi melalui Kasatlantas Polres Lingga, Bakri, membenarkan kejadian tabrakan yang terjadi tadi malam.

“Iya kejadiannya tadi malam, pada hari Senin (01/01) sekira Pukul 00.05 Wib. telah terjadi Laka Lantas antara Spd. Motor Honda Vario BP 3453 WE warna putih dengan Sepeda Ontel di Jalan Umum Pahlawan Kec. Singkep” ucap Kasatlantas kepada Owntalk.co.id

Menurut keterangannya, Kasatlantas mengatakan bahwa, kronologis kejadian bermula dari sepeda Motor Honda Vario BP 3453 WE warna putih yang di kendarai oleh Stevanus (19) dan Sepeda Ontel yang di kendarai Hamid (72) datang dari arah Pos Lantas Wismaria menuju arah Simpang Makam pahlawan.

“Sesampainya dijalan Pahlawan tepatnya didepan warung bakso ojo lali karena minimnya penerangan lampu jalan sehingga pengendara Motor Honda Vario yang di kendarai Stevanus kaget dan lepas kendali, kemudian menabrak sisi belakang Sepeda Ontel yang dikendarai oleh Hamid, yang tepat berada di depan nya dikarenakan cuaca hujan serta jalan aspal licin sehingga pengendara tidak sempat untuk mengerem yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan,” jelas Kasatlantas

Korban kemudian dibantu anggota dan warga yang lewat untuk dibawa ke RSUD Dabo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Rumah Sakit, Saudara Hamid mengalami luka robek di tumit kaki kanan dan luka robek di dahi sebelah kiri (LR), sedangkan Pria 19 tahun itu mengalami luka parah.

“Sedangkan Stevanus mengalami fraktur patah tengkorak, fraktur dasar tengkorak bagian kepala belakang sampai dengan pinggir wajah, patah tulang hidung, patah tulang rahang dan patah tulang rahang bawah hidung (rahang atas) (LB),” ungkapnya

Sebagaimana di maksud dalam Pasal 310 ayat (3) UU LLAJ No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *