Omnibus Law Dibahas, Ribuan Buruh Demo!

ilustrasi demo, doc: Google

Jakarta, owntalk.co.id – Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar unjuk rasa di depan Kompleks MPR/DPR tolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (omnibus law).

Dilansir dari CNN Indonesia, Said Iqbal selaku Presiden KSPI klaim setidaknya 1.000 buruh bergabung dalam aksi tersebut. Tak menolak Omnibus Law, aksi KSPI juga menolak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat pandemi Covid-19.

“Sekitar 1.000 orang dengan dua tuntutan yaitu tolak Omnibus Law dan stop PHK massal dampak Covid-19,” jelasnya melalui pesan singkat pada CNN indonesia, Rabu (29/7/2020).

Massa aksi telah berkumpul pada 10.15 WIB di depan gerbang kompleks parlemen, dengan penjagaan oleh aparat. Aksi diselenggarakan sejak pukul 10.00 WIB.

Massa aksi ini menyebabkan jalan Gatot Subroto arah Semanggi-Palmerah macet sementara. Aparat tidak menutup jalan tersebut walaupun massa terus bertambah.

Anggota DPR sedang dalam masa reses, terhitung sejak 17 Juli hingga 13 Agustus. Namun, pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja tetap berlangsung.

Menurut Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Achmad Baidowi pihaknya tetap rapat untuk manfaatkan waktu guna membahas RUU inisiatif pemerintahan Presiden Jokowi tersebut.

Menurutnya, menggelar rapat saat masa reses tidak masalah. Ia mengatakan, Baleg memiliki izin dari Pimpinan DPR untuk melakukan pembahasan RUU ini saat reses.

BACA JUGA :  Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas Di Saluran Irigasi, Semua Perhiasannya Hilang