BATAM, OWNTALK.CO.ID – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau, Ria Saptarika, melakukan kunjungan kerja ke kantor Pertamina Patra Niaga Kepri di Kota Batam, Kamis (30/04/2026) siang.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kelancaran serta memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan Gas LPG 3 Kg tepat sasaran bagi masyarakat.
Kedatangan Senator asal Kepri tersebut disambut oleh Sales Area Manager Retail Kepulauan Riau, Bagus Handoko, didampingi Sales Branch Manager (SBM) Kepri LPG, Hanif Pradipta Nur Saleh, dan SBM Kepri Fuel, Muhammad Nafi Alief Prabowo.
Dalam peninjauannya, Ria Saptarika mengapresiasi implementasi sistem pengawasan digital yang diterapkan di Batam, seperti penggunaan QR Code dan fuel card. Menurutnya, sistem ini sangat efektif dalam menekan celah penyalahgunaan subsidi di lapangan.
”Alhamdulillah di Batam sejauh ini cukup baik semuanya, baik dari penerapan QR Code maupun fuel card. Bahkan jika dibandingkan daerah lain, Batam tergolong sangat baik dan sudah tepat sasaran,” ujar Ria Saptarika usai pertemuan tersebut.
Meski mendukung penuh sistem yang ada, Ria memberikan catatan strategis terkait penyederhanaan birokrasi. Ia mengusulkan agar kedepannya sistem tersebut dapat diintegrasikan langsung dengan Data Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP guna memudahkan akses masyarakat.
Terkait distribusi di wilayah kepulauan (hinterland), Sales Area Manager Retail Kepri, Bagus Handoko, menjelaskan bahwa pihak Pertamina tetap menjamin pasokan energi meski terdapat beberapa kendala teknis. Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan di pulau-pulau, pelayanan dialihkan sementara ke SPBU terdekat melalui mekanisme surat rekomendasi karena adanya proses relokasi APMS di Sekupang.
“Pendistribusian untuk wilayah hinterland tetap aman. Kami menyarankan masyarakat tetap mengambil pasokan di SPBU terdekat dengan surat rekomendasi yang ada,” jelas Bagus.
Selain BBM, keandalan pasokan LPG di Kota Batam juga dipastikan meningkat signifikan. Hal ini menyusul beroperasinya satu unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) tambahan di wilayah Kabil.
“Seperti memiliki Kapasitas Strategis. SPBE baru di Kabil memiliki kapasitas penyimpanan (storage) mencapai 100 metrik ton. Soal Distribusi Harian, Kapasitas suplai harian mampu menembus angka 60 metrik ton per hari. Lalu Keandalan Infrastruktur, Dengan total empat SPBE yang kini beroperasi, keandalan suplai LPG subsidi di Batam meningkat sebesar 25% dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Bagus.
Saat ini, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi setiap tiga bulan guna memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat di Kepulauan Riau tetap terpenuhi tanpa kendala berarti.

