Jakarta, Owntalk.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah berkomitmen memberikan sumbangan sebesar USD 1 miliar kepada Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam diskusi bersama jurnalis dan pakar, sebagai respons atas isu yang berkembang terkait keterlibatan Indonesia dalam forum internasional tersebut.
“Tidak pernah ada komitmen soal uang sama sekali,” tegas Prabowo dikutip kompas, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, Indonesia juga tidak terlibat dalam pertemuan founding donors yang digelar di Washington pada 19 Februari 2026. Forum tersebut merupakan ajang bagi negara-negara yang memberikan kontribusi dana awal, dan absennya Indonesia menegaskan tidak adanya komitmen finansial dari pemerintah.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap berperan aktif dalam upaya perdamaian dunia, khususnya terkait konflik di Gaza. Pemerintah menyatakan kesiapan untuk mengirim pasukan perdamaian guna membantu menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut.
Selain itu, Indonesia juga membuka peluang untuk berkontribusi dalam tahap rekonstruksi Gaza jika gencatan senjata berhasil tercapai. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui bantuan kemanusiaan, termasuk melalui lembaga seperti Baznas yang sebelumnya telah menyalurkan berbagai bantuan.
Penegasan ini memperlihatkan sikap Indonesia yang tetap berkomitmen pada perdamaian global, namun lebih mengedepankan kontribusi nyata berupa bantuan kemanusiaan dan pasukan perdamaian, bukan melalui komitmen dana besar.
