Polri Apps
banner 728x90

Tragedi di Tol Jombang: Bus Study Tour SMP Malang Tabrak Truk Dua Tewas dan Belasan Luka

Kondisi bus pariwisata rusak parah usai menabrak truk di Tol Jombang. (Dok; IDN Times)

Jakarta, Owntalk.co.id – Kecelakaan tragis terjadi di Tol Jombang-Mojokerto pada Selasa (21/5/2024) sekitar pukul 23.45 WIB.

Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan study tour dari SMP PGRI 1 Wonosari, Kabupaten Malang, menabrak sebuah truk di KM 695+400. Insiden ini menyebabkan dua orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

“Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia, 15 penumpang luka-luka, dan 33 orang selamat,” ungkap Kepala Unit 3 PJR Polda Jatim, AKP Yudiono, saat dikonfirmasi pada Rabu (22/5/2024).

Dari data yang diperoleh, korban meninggal adalah Edy Sulistiyono, kernet bus asal Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, dan Edy Crisna Handaka, seorang guru SMP PGRI 1 Wonosari yang berasal dari Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

“Korban yang meninggal adalah kernet bus dan seorang guru. Sopir bus hanya mengalami luka ringan,” kata Yudiono.

Bus naas tersebut dikemudikan oleh Yanto (36), warga Dusun Bendorejo, Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Rombongan siswa sedang dalam perjalanan pulang dari Yogyakarta menuju Malang setelah melaksanakan study tour.

“Bus oleng dan menabrak truk bermuatan gerabah dengan nomor polisi N-9674-UH yang dikemudikan oleh Arif Yulianto (37), warga Lawang, Kabupaten Malang. Truk tersebut sedang melaju di lajur kiri,” jelas Yudiono.

Menurut Yudiono, kecelakaan diduga terjadi karena sopir bus mengantuk. “Pada saat kejadian, lalu lintas cukup lancar dan cuaca cerah. Diduga sopir bus mengantuk sehingga kehilangan kendali dan menabrak truk yang berada di lajur kiri. Bus akhirnya berhenti dengan posisi menempel di bak truk, menghadap ke timur,” pungkasnya.

Kondisi bus yang menempel di truk menunjukkan dampak dari kecelakaan yang mengerikan ini. Penumpang yang tidak mengalami cedera segera dievakuasi, sementara yang luka-luka mendapatkan perawatan medis.

Pihak berwenang saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Keluarga korban telah diberitahu dan upaya pendampingan serta dukungan moral tengah diberikan kepada mereka yang terdampak.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi semua pengemudi untuk selalu waspada dan memastikan kondisi fisik yang prima sebelum mengemudi, terutama untuk perjalanan jarak jauh.

Tragedi yang menimpa rombongan SMP PGRI 1 Wonosari ini membawa duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban tetapi juga bagi komunitas sekolah dan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *