Jakarta, Owntalk.co.id – Peristiwa tak terduga yang ikut menghebohkan masyarakat Malaysia baru-baru ini terjadi. Diawal Ramadan warga Tawau, Sabah, Malaysia diketahui secara massal batal puasa perihal penyiar radio yang lebih awal memutarkan azan magrib.
Penyiar radio bernama Mohd Safwan ini memutarkan azan magrib lebih awal 4 menit saat tengah memandu jalanya program bertajuk “Syoknya Hujung Minggu”.
Pada waktu setempat azan magrib seharusnya berkumandang pada pukul 18.20, akan tetapi akibat kesalahan teknis ia memutar azan tersebut di pukul 18.16 waktu setempat.
Melalui media sosialnya ia mengaku secara tidak sengaja insiden pemutara azan itu terjadi.
“Saya Mohd Safwan Junit penyiar yang bertugas di Syoknya Hujung Minggu melakukan kesalahan teknis, dimana azan Magrib disiarkan dua kali yaitu sekitar pukul 18.16 dan yang kedua pada pukul 18.20,” ujarnya yang dikutip dari Free Malaysa Today.
Baca Juga :
- Pemkab Karimun Serahkan LPj APBD 2025, Catat Surplus dan Kondisi Keuangan Stabil
- Rutan Karimun Perkuat Pelayanan Publik Melalui Program “Sapa Masyarakat”
- Polres Karimun Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Melalui Apel Sabuk Kamtibmas
Azan yang dikumandangkan lebih awal dari waktu yang telah ditentukan itu menyebabkan tidak sedikit warga Tawau yang tidak sengaja berbuka puasa lebih awal dari waktu yang telah ditentukan.
Akibat insiden tersebut ia meminta maaf kepada seluruh warga Tawau yang terkena dampak situasi ini.
“Kesalahan ini datang dari saya sendiri dan bukan dari RTM Tawau atau Tawau FM,” jelasnya.

