Tak Kuasa Hadapi Gencatan Senjata dari Rusia, Ukraina Surati dan Minta Pertolongan RI

Date:

Related stories

PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Peralatan Gerabah untuk Dusun I Parit Gantung

Kundur, Owntalk.co.id -- Untuk mendukung kegiatan masyarakat di Dusun...

Musda ke-2, KNPI Bintan Buka Calon Pendaftaran Ketua

Bintan, Owntalk.co.id - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda...

Ketua PWI Kepri Apresiasi Lomba Orasi Owntalk

Batam, Owntalk.co.id - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi...

Pelaksanaan Car Free Day perdana di Karimun berlangsung sangat Meriah

Karimun, Owntalk.co.id - Bupati karimun Dr H Aunur Rafiq...

PT Timah Tbk Dukung Organisasi Mahasiswa Gelar Jalan Santai Kemerdekaan

Karimun, Owntalk.co.id -- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Karimun...

Jakarta, Owntalk.co.id – Perundingan putaran pertama antara Rusia dan Ukraina belum menuai kesepakatan. Perihal ini Pemerintah Ukraina meminta dukungan pemerintah Republik Indonesia untuk menghadapai tekanan dari rusia yang sedang berlangsung.

Permintaan dukungan dari pemerintah Ukraina ini ditulis melalui surat yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta.

Dalam surat tersebut Ukraina meminta dukungan Indonesia dalam perang lawan Rusia.

Perang yang telah berlangsung selama sepekan itu telah banyak memakan korban jiwa, ratusan orang binasa dan terluka. Penuh tumpah darah dan juga kekejian.

Melalui pernyataan tertulis yang dikeluarkan Kedubes Ukraina di Jakarta pada Senin 1 Maret 2022. Pemerintah Ukraina memuji sejarah negara ini yang menolak tunduk pada ancaman musuh.

“Bangsa Indonesia! Anda adalah bangsa yang kuat dan gagah, Anda adalah pejuang kebenaran dan kebebasan, Anda adalah tulang punggung perdamaian dan keadilan di negara Anda yang bebas dan demokratis,” kutipan pernyataan tersebut.

Dengan itu pemerintah Ukraina sangat menanti dukungan Indonesia, dan berharap dapat mendengar suara yang lantang dan berani dari Indonesia dalam membela Ukraina.

Tidak hanya itu, pemerintah Ukraina juga menunggu Indonesia bersama negara-negara di dunia untuk mempertahankan sistem keamanan global dan prinsip hidup berdampingan secara damai.

“Kita tidak punya hak untuk tetap membisu. Jika terus begitu, maka kita tidak akan memiliki hari esok. Rakyat Indonesia, dukunglah kami. Merdeka atau mati!,” demikian isi pernyataan tertulis yang disampaikan kedubes Ukraina

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories