Usai Laporkan Rudy Haryanto, Kuasa Hukum Gunandi Sebut Terlapor Diperiksa Minggu Depan

  • Bagikan

Tanjung Balai Karimun, Owntalk.co.id – Perihal kasus dugaan pemalsuan Dokumen atas lahan milik Gunandi yang telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) di wilayah Kecamatan Meral, Kabupaten Tanjung Balai Karimun. Kini, laporan Gunandy telah memasuki tahap pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

Sebelumnya, Gunandy dituduh melakukan perbuatan melawan hukum, lalu ia digugat di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Balai Karimun oleh Rudy Haryanto yang mengklaim pemilik tanah diatas tanah milik Gunandi yang telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM).

Kuasa Hukum Gunandy, Musrin,S.H., CPL., CPCLE., CPM., CPrM., CPPPLS., memaparkan, hari ini penyidik telah memanggil dan memeriksa beberapa saksi. Ada sekitar empat saksi yang telah di periksa.

“Ya benar. Penyidik sudah memeriksa beberapa saksi pada 22 dan 24 Desember 2021 tahun lalu. Ada sekitar empat empat saksi yang sudah diperiksa. Diantaranya Camat Karimun dan Lurah Sungai Pasir,” jelasnya.

Lanjut Musrin, kabarnya, Minggu depan, pihak penyidik akan kembali memeriksa terlapor Rudy Haryanto dan beberapa saksi lainnya. Seperti Camat Meral dan Lurah Sungai Raya.

“Minggu depan mereka (Rudy Haryanto, Camat Meral, dan Lurah Sungai Raya. Red) akan diperiksa,” jelasnya.

Musrin juga mengatakan, Dengan proses laporan kliennya tersebut. Pihaknya percaya, bahwa kepolisian dapat menuntaskan kasus ini dengan adil dan cepat.

“Kita yakin dan berharap, pihak kepolisian bisa membuka kasus ini dengan terang benderang. Lalu, kita kawal terus proses hukum yang sedang berjalan saat ini,” katanya.

Baca Juga :

Diberitakan sebelumnya, Rudy Haryanto mengklaim pemilik tanah seluas 2.200 m2 dengan dasar kepemilikan Surat Penyataan Fisik Bidang Tanah (Sporadik) pada tahun 1996. Padahal, diatas tanah yang diklaim Rudy Haryanto. Telah diterbitkan Sertifikat Hak Milik (SHM) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanjung Balai Karimun atasnama Gunandi, pada 2016 dan 2018.

Gunandi digugat oleh Rudy Haryanto di PN Tanjung Balai Karimun atas dugaan perbuatan melawan hukum (PMH). Dan proses sidang tersebut telah berlangsung hingga agenda pembuktian penggugat.

Rudy Haryanto dalam mengklaim pemilik tanah seluas 2.200 m2, mengaku membeli tanah tersebut kepada A.Jenin dan teregistrasi di pemerintahan setempat di Kabupaten Tanjung Balai Karimun.

Sementara sebelumnya, Musrin penasehat Gunandi dan tergugat lainnya membantah dan membeberkan, bahwa Surat keterangan tanah nomor 701/593/1996, per tanggal 21 September 1996 tidak pernah ada dan tidak benar Teregister di Kecamatan Karimun atas nama A.Jenin.

“Faktanya surat keterangan tanah nomor: 701/593/1996 tercatat pada tanggal 09 Juli 1996 dan Teregistrasi di Kecamatan Karimun atas nama Ledina Lingga, dan bukan atas nama A.Jenin. Informasi ini berdasarkan surat resmi Kecamatan Karimun bernomor : 54/593/KRM/2021 pada tanggal 19 Oktober 2021 yah dikeluarkan oleh Camat,” tutupnya.

Penulis: HaykalEditor: Arini
  • Bagikan