Wonogiri, Owntalk.co.id – Bencana tanah longsor yang terjadi di Lingkungan Cubluk RT 3/RW 3 Kelurahan Giritirto, Kabupaten Wonogiri, Selasa (23/11/2021) pagi, mengakibatkan rumah milik Slamet (70 th) hancur berantakan tertimbun tanah longsor.
Menurut keterangan Slamet di lokasi, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu dia merasakan seperti ada gempa, lalu disusul dengan suara getaran hingga akhirnya tanah menimpa rumahnya dan hancur berantakan.
Beruntung saat kejadian, Slamet dan anggota keluarga lainnya bisa mencari celah menyelamatkan diri menerobos ke luar rumah.
Sementara harta benda serta perabotan rumah tangga rusak parah lantaran tertimpa bangunan rumah.
“Alhamdulillah, kami sekeluarga selamat. Hanya ada satu yang luka ringan terkena kayu,” ujar Slamet.
Saat kejadian berlangsung, rumah tersebut biasanya dihuni oleh lima anggota keluarga, yakni Slamet, anak, menantu, dan dua cucu. Namun kebetulan salah seorang cucunya tengah berada di rumah saudaranya.
“Terimakasih, banyak yang membantu kami, ada dari pak polisi, pak tentara, tetangga, dan BPBD,’ ucap Slamet.
Baca Juga :
- Bantuan Rp25 Juta untuk Korban Bencana NTT, PK-NTT Batam Apresiasi LEM SPSI
- Kompol Yudiarta Rustam Bergeser ke Ditintelkam Polda Kepri, AKP Sukamto Manulang Jadi Ps Kasatintelkam Polresta Barelang
- Gallery Foto:Pemkab Karimun Ajukan APBD 2027 Rp1,28 Triliun ke DPRD
Melihat kondisi ini, Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto, SIK, MSi langsung perintahkan Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Budiyono, untuk cek lokasi. Bersama dengan anggota Polres dan Polsek, mereka langsung mengevakuasi barang-barang yang tertimpa tanah.
Kasubsi Penmas Aipda Iwan Sumarsono menerangkan, Pemicu robohnya rumah, karena dihantam material longsoran tanah dari tebing, karena tekanan curah hujan yang tinggi. Sehingga tebing tak kuwat menahan debit air hujan yang besar akhir-akhir ini. (Sar)

