Terduga Penista Agama Islam, Muhammad Kace Mengaku Dianiaya di Sel Tahanan

  • Bagikan
Terduga penistaan agama Islam, Muhammad Kace

Jakarta, Owntalk..co.id –  Muhammad Kosman atau lebih dikenal dengan nama Muhammad Kace mengaku mengalami tindak pidana kekerasan selama mendekam di sel tahanan Rutan Mabes Polri. 

Tak terima atas perbuatan itu, melalui pengacaranya, Sandi E Situngkir melaporkan para pelaku ke Bareskrim Mabes Polri.

Laporan itu sudah masuk dengan LP Nomor 0510/VIII/2021/Bareskrim atas nama pelapor Muhammad Kosman. Dugaan penganiayaan dalam sel tahanan itu hingga saat ini masih diselidiki oleh penyidik, di kantor pusat Korps Bhayangkara itu.

“Kasusnya pelapor (Muhammad Kece) dianiaya oleh seorang yang saat ini menjadi tahanan di Bareskrim,” ucap Karo Penmas Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalam rilisnya yang dilihat di akun Youtube Div Humas Polri, Jumat, 17 September 2021.

Sedikitnya sudah ada sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan. Mereka ditanya soal sepengetahuannya dugaan penganiayaan terhadap youtuber tersebut, yang dilakukan oleh tahanan Bareskrim Polri.

Baca Juga :

“Sudah ditindaklanjuti dan memeriksa tiga saksi. Lalu mengumpulkan alat bukti yang relevan,” ujar dia.

Setelah pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti selesai dilakukan, kata Rusdi, pihaknya akan menetapkan tersangka kepada orang yang menganiaya Kece selama mendekam di sel tanam Bareskrim Polri.

Namun saat ini, Rusdi belum membeberkan siapa pelaku dan kapan kasus dugaan penganiayaan ini terjadi dan menimpa Muhammad Kece.

“Saat ini kasusnya tahap penyidikan. Penyidik masih menyidiki kasus ini untuk menuntaskan kasus ini. Alat bukti itu akan dilakukan gelar perkara dan menentukan tersangka dalam kasus ini,” tandasnya.

Sekadar diketahui, aparat kepolisian telah menangkap YouTuber Muhammad Kece di Bali beberapa waktu lalu atas video penistaan agama di akun Youtubenya. Penangkapan itu terkait laporan dugaan tindak pidana penistaan agama Islam.

“Betul, Sudah ditangkap,” kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 25 Agustus 2021. (ril)

  • Bagikan