Empat Koperasi Merah Putih di Karimun Tuntas Dibangun, Pemkab Kejar Penyelesaian 20 Titik Prioritas

Karimun,Owntalk.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program nasional penguatan ekonomi masyarakat. Dari total 71 koperasi yang direncanakan dibangun di Kabupaten Karimun, sebanyak empat unit telah selesai 100 persen dan kini memasuki tahap penyempurnaan akhir.

Perkembangan tersebut terungkap dalam rapat koordinasi yang melibatkan berbagai instansi terkait guna memastikan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

banner 728x90

Komandan Kodim 0317/TBK, Letkol Inf. Andit Franata, mengatakan saat ini fokus utama diarahkan pada penyelesaian 20 lokasi prioritas. Dari jumlah tersebut, empat lokasi telah rampung secara fisik, sementara sisanya menunjukkan progres pembangunan yang cukup signifikan.

“Empat titik sudah selesai dan saat ini hanya tinggal tahap penyempurnaan. Sementara lokasi lainnya terus dikebut dengan capaian progres yang bervariasi, mulai dari 34 persen hingga 80 persen,” ujarnya.

Menurut Andit, tantangan utama pembangunan berada pada kondisi geografis Karimun yang terdiri dari wilayah kepulauan. Distribusi material bangunan, ketersediaan transportasi laut, hingga kebutuhan tenaga kerja menjadi faktor yang memerlukan koordinasi intensif di lapangan.

Selain pembangunan fisik, dukungan infrastruktur dasar juga menjadi perhatian. Setiap KDKMP membutuhkan pasokan listrik tiga phase dengan daya 16.500 VA untuk mendukung operasional. Kebutuhan tersebut saat ini tengah dikoordinasikan bersama PLN, mengingat sebagian wilayah masih menggunakan jaringan satu phase.

Di sisi lain, persoalan penyediaan air bersih juga terus dibahas bersama PDAM dan instansi terkait. Apabila diperlukan, TNI siap membantu mendukung ketersediaan air di lokasi pembangunan.

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh keberhasilan program tersebut. Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Pemerintah Kabupaten Karimun siap memberikan dukungan, baik dari aspek pembiayaan maupun penyediaan dan legalitas lahan. Kami juga akan berkoordinasi dengan BPN untuk mempercepat proses sertifikasi lahan yang dibutuhkan,” kata Iskandarsyah.

Untuk mempercepat realisasi program, Pemkab Karimun juga menyiapkan dukungan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membantu kebutuhan pembangunan serta penyediaan lahan pada sejumlah lokasi yang masih memerlukan dukungan pemerintah.

Pemkab Karimun optimistis 20 titik prioritas dapat diselesaikan sesuai target pada Agustus 2026. Dengan dukungan seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, PLN, PDAM, BPN hingga pemerintah desa dan kelurahan, program Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *