Pedagang Batu Besar Resah, Pemerintah Rencanakan Eksekusi Lapak Untuk Pelebaran Jalan

  • Bagikan
Pengurus Pedagang Kompak beberapa waktu lalu saat bertemu dengan wartawan Owntalk. (foto : Ack)

Batam, Owntalk.co.id – Ratusan lapak / kios yang ditempati pedagang di sepanjang Jalan Hang Jebat, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa akan ditertibkan oleh tim terpadu.

Pedagang dilokasi mengaku telah menerima Surat Peringatan (SP) sebanyak dua kali.

“ Yang pertama pada tanggal 1-7 September, dan yang kedua pada tanggal 14-16 September,” kata Ajun, Bendahara Komunitas Pedagang Kaki Lima (Kompak) di lokasi. Kamis, (17/9/2021).

Ajun menyebutkan bahwa di sepanjang jalan Hang Jebat tersebut ditempati sebanyak 443 pedagang.

Dari total kios tersebut, sebagian difungsikan sebagai tempat jualan saja dan sebagian lainnya sebagai tempat jualan dan rumah tinggal.

Sementara itu, Ali Jasman ketua Kompak yang baru saja menggelar pertemuan dengan lurah setempat menyebutkan bahwa sebelumnya Pemerintah tidak pernah menggelar sosialisasi kepada para pedagang.

“ Kalaupan ada hanya dengan segelintir orang saja,” kata dia

Pihaknya terlebih dahulu ingin mendengarkan solusi yang akan ditawarkan pemerintah jika wacana eksekusi itu benar terjadi.

“ Kita belum tau solusi seperti apa yang akan ditawarkan oleh pemerintah kepada seluruh pedagang yang ada disini.” Lanjut dia

Dia menyebutkan bahwa pemerintah berencana melakukan pelebaran jalan di ring satu menuju kawasan wisata. Tak tanggung-tanggung, pemerintah mewacanakan pembangunan jalan seluas row 70.

Baca Juga :

Harapan dia, agar pemerintah lebih cermat melihat kondisi perekonomian yang sulit hari ini. Pihaknya mengaku tak menolak pembangunan, namun juga berharap solusi terbaik dari pemerintah.

Sementara itu, Mawardi yang juga salahsatu pengurus di Kompak tersebut menuturkan harapannya agar pemerintah menata pedagang yang ada disana.

“ Pemerintah tak harus menggusur kami, tapi lebih baik menata para pedagang dengan merevitalisasi bangunan kios dengan pernak-pernik khas khazanah melayu. Ini bisa mendukung lebih hidupnya jalan menuju daerah wisata yang akan dibangun,” kata Mawardi

Dengan begitu, dia berharap pemerintah tidak membangun jalan secara berlebihan, tapi lebih pada sesuai kebutuhan,” tutup dia

Wakil ketua DPRD kota Batam, Ruslan Ali Wasyim berharap pemerintah lebih dulu mencarikan solusi terbaik untuk para pedagang yang ada disana.

Dia berharap agar pembangunan yang dilakukan pemerintah kota tidak menyengsarakan warganya sendiri.

Selain itu, Ruslan yang berasal dari Dapil tersebut juga mendorong pertemuan antara pedagang dan pemerintah. harapannya pertemuan ini bisa menjadi sarana koordinasi awal untuk menyusun solusi konkrit –baik berupa ganti rugi atau tempat relokasi– bagi keberlanjutan kehidupan ekonomi para pedagang.

“Salah satu pertimbangan permohonan solusi ini lantaran pedagang Pasar Batu Besar adalah masyarakat Batam yang juga merupakan tanggung jawab pemerintah,” tegas dia

Ruslan juga memastikan bahwa pihaknya dari DPRD kota Batam akan menjembatani pertemuan antara pedagang dengan pemerintah melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dalam waktu dekat. (Ack)

  • Bagikan