Utusan Sarumaha Sesalkan Walikota Langgar Surat Edaran Sendiri

  • Bagikan

Batam, Owntalk.co.id – Menyoal tentang terlaksananya pelantikan pelantikan pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batam ditengah situasi zona merah. Kegiatan tersebut tentu mendapat perhatian dari berbagai pihak, Jumat (11/06/2021).

Pasalnya pelantikan tersebut terlaksana saat surat edaran (SE) Walikota Batam yang dibuat sebelumnya, tidak boleh melakukan kegiatan keramaian hingga 23 Juni 2021 mendatang. Melihat kejaidan tersebut Anggota Dprd Kota Batam angkat bicara.

Utusan Sarumaha SH., menuturkan, sebaiknya surat edaran tersebut harus dipatuhi oleh seluruh pihak tanpa terkecuali. Ia menegaskan Walikot Batam seharusnya memberikan contoh untuk tidak melaksanakan kegiatan seperti SE yang ia keluarkan.

“Seharusnya, surat edaran itu mestinya dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua pihak tanpa terkecuali. Walikota mestinya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiataan. Sebagaimana dimaksud dan diatur dalam surat edaran,” ungkapnya kepada kantor berita Owntalk.

Lanjut Utusan, Kalau seperti ini maka seluruh pihak akan melihat terjadinya inkonsisten dalam pelaksanaan surat edaran.

“Jika Walikota tidak mencontohkan, maka akan terjadinya inkonsisten dalam pelakasanaan surat edaran tersebut. Jadi, sebaiknya surat ederan tersebut mesti ditinjau kembali untuk mengatur kegiatan-kegiatan tambahan yang dapat dibenarkan sepanjang memenuhi protokol kesehatan (prokes) ketat,” jelas politisi hanura tersebut.

Utusan juga mengatakan, Pelantikan tersebut bukanlah hal mendesak, karena hanya bersifat seremonial.

“Menurut saya, kegiatan pelantikan itu bukan agenda yang bersifat mendesak karena pelantikann tersebut hanya serimonial. Mestinya kegiatan itu bisa dilaksanakan setelah masa surat edaran berakhir atau telah ditinjau,” Katanya.

Utusan menambahkan, pihaknya juga melihat banyak kegiatan usaha yang diawasi begitu ketat dan mengeluh karena merumahkan karyawan.

“Disisi lain kegiatan usaha begitu ketat untuk diawasi, sehingga banyak yang mengeluh karena mereka terpaksa merumahkan karyawan. Kita berharap masyarakat meningkatkan kesadaran dalam melaksanakan prokes. Agar upaya pengendalian lebih cepat dan bisa normal kembali,” Tutupnya. (Haykal)

  • Bagikan