Jakarta, Owntalk.co.id – Setiap tanggal 22 April dalam setiap tahunnya, negara-negara di berbagai belahan dunia memperingati Earth Day atau Hari Bumi. Dalam momen tersebut manusia diharapkan agar lebih peduli lagi terhadap kondisi lingkungan bumi.
Diketahui hingga saat ini keberadaan bumi nampak sangat mengkhawatirkan. Pembalakan liar hutan menjadikan pohon-pohon terkuras habis. Hal lainnya diperparah juga emisi gas di dunia yang makin meningkat, dengan makin banyaknya kendaraan dan asap pabrik-pabrik besar yang mengotori bumi.
- Penimbunan Pantai Diduga Ilegal, Mangrove Rusak
- Rayakan Ultah Perdananya, First Club Batam Berbagi 1.000 Paket Sembako untuk masyarakat
- Polemik Sampul Majalah Tempo, NasDem Kepri Gelar Konsolidasi dan Nyatakan Sikap
- Sengketa Direktur Perumda Karimun Berlanjut ke PTUN, Muhammad Zen Gugat Hasil Pelantikan
- Advokat Pendamping Tersangka Harry Suprapto Sesalkan Arogansi Penyidik Polsek Tanjungpinang Timur
Lapisan ozon pun semakin menipis, munculnya efek rumah kaca saat ini menjadi hal biasa.
Bumi adalah planet dimana manusia tinggal. Namun ketika bumi tidak lagi nyaman dihuni, apa yang harus dilakukan manusia?.
Dalam momen Earth Day atau Hari Bumi, manusia diajak kembali untuk lebih peduli pada habitat yang ditempati, manusia diharapkan bijak dengan merawat alam lebih baik lagi.
(Dodi)

