Jakarta, Owntalk.co.id – Setiap tanggal 22 April dalam setiap tahunnya, negara-negara di berbagai belahan dunia memperingati Earth Day atau Hari Bumi. Dalam momen tersebut manusia diharapkan agar lebih peduli lagi terhadap kondisi lingkungan bumi.
Diketahui hingga saat ini keberadaan bumi nampak sangat mengkhawatirkan. Pembalakan liar hutan menjadikan pohon-pohon terkuras habis. Hal lainnya diperparah juga emisi gas di dunia yang makin meningkat, dengan makin banyaknya kendaraan dan asap pabrik-pabrik besar yang mengotori bumi.
- Daya Saing Batam Kian Kompetitif, Investasi Triwulan I 2026 Melonjak Lebih dari 100 Persen
- Batam Makin Hijau! PLN Batam Tambah 3 SPKLU Ultra Fast Charging, Charge Mobil Listrik Kini Hitungan Menit
- Pemkab Karimun Serahkan LPj APBD 2025, Catat Surplus dan Kondisi Keuangan Stabil
- Rutan Karimun Perkuat Pelayanan Publik Melalui Program “Sapa Masyarakat”
- Polres Karimun Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Melalui Apel Sabuk Kamtibmas
Lapisan ozon pun semakin menipis, munculnya efek rumah kaca saat ini menjadi hal biasa.
Bumi adalah planet dimana manusia tinggal. Namun ketika bumi tidak lagi nyaman dihuni, apa yang harus dilakukan manusia?.
Dalam momen Earth Day atau Hari Bumi, manusia diajak kembali untuk lebih peduli pada habitat yang ditempati, manusia diharapkan bijak dengan merawat alam lebih baik lagi.
(Dodi)

