Jakarta, Owntalk.co.id – Setiap tanggal 22 April dalam setiap tahunnya, negara-negara di berbagai belahan dunia memperingati Earth Day atau Hari Bumi. Dalam momen tersebut manusia diharapkan agar lebih peduli lagi terhadap kondisi lingkungan bumi.
Diketahui hingga saat ini keberadaan bumi nampak sangat mengkhawatirkan. Pembalakan liar hutan menjadikan pohon-pohon terkuras habis. Hal lainnya diperparah juga emisi gas di dunia yang makin meningkat, dengan makin banyaknya kendaraan dan asap pabrik-pabrik besar yang mengotori bumi.
- Kantongi Dukungan 15 Paguyuban Kabupaten/Kota, Mohammad Agung Teibang Percaya Diri Maju sebagai Calon Ketua Umum PK NTT Batam
- Bupati Karimun Apresiasi Sinergi Kejaksaan
- Sabu dan Ganja Hasil 4 Kasus Dimusnahkan
- Kejari Karimun Musnahkan Barang Bukti 100 Perkara
- PKP Expo 2026 Resmi Ditutup, Sukses Padukan Pameran Properti dan Kejuaraan Biliar
Lapisan ozon pun semakin menipis, munculnya efek rumah kaca saat ini menjadi hal biasa.
Bumi adalah planet dimana manusia tinggal. Namun ketika bumi tidak lagi nyaman dihuni, apa yang harus dilakukan manusia?.
Dalam momen Earth Day atau Hari Bumi, manusia diajak kembali untuk lebih peduli pada habitat yang ditempati, manusia diharapkan bijak dengan merawat alam lebih baik lagi.
(Dodi)

