Jakarta, Owntalk.co.id – Gerakan Earth Hour kembali diselenggarakan secara serentak pada, Sabtu (27/3/2021) pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat.
Gerakan Earth Hour merupakan aksi nyata dalam menyatukan penduduk dunia untuk berbicara tentang bumi. Saat momen tersebut penduduk dunia bersatu dengan mematikan listrik secara simbolis selama kurang lebih satu jam, sebagai upaya merawat masa depan planet bumi.
Baca Juga :
- Semarak Pesta Anak Pulau 2026, Mulai dari Aksi Penanaman Pohon Hingga Jalan Santai dan Bertabur Doorprize
- Pesta Anak Pulau 2026 Resmi Dibuka, Kapolda Kepri Takjub Lihat Antusiasme Warga Pulau Kasu
- Di Balik Puing-Puing, Ada Mimpi Kecil Seorang Bocah
- Heboh Pesta Anak Pulau, Deru Mesin Speed Boat dan Ketinting Panaskan Perairan Pulau Kasu
- Satlantas Polres Karimun Edukasi Pelajar SMA Maha Bodhi tentang Keselamatan Berlalu Lintas Saat MPLS
Yayasan WWF Indonesia dan komunitas Earth Hour di 30 kota mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan melindungi masa depan keanekaragaman hayati sebagai kekayaan bangsa, dan mengajak kepada gaya hidup yang ramah lingkungan.
CEO Yayasan WWF Indonesia, Dr. Dicky Simorangkir dalam kesempatan konferensi pers (25/3/2021). Mengatakan, “maka dari itulah kita perlu menempatkan alam sebagai solusi utama bagi upaya pemulihan kehidupan di dunia, untuk memastikan masa depan ekonomi dan masyarakat kita.” ujar Dr. Dicky. (Dodi)

