Jakarta, Owntalk.co.id – Setiap tanggal 22 April dalam setiap tahunnya, negara-negara di berbagai belahan dunia memperingati Earth Day atau Hari Bumi. Dalam momen tersebut manusia diharapkan agar lebih peduli lagi terhadap kondisi lingkungan bumi.
Diketahui hingga saat ini keberadaan bumi nampak sangat mengkhawatirkan. Pembalakan liar hutan menjadikan pohon-pohon terkuras habis. Hal lainnya diperparah juga emisi gas di dunia yang makin meningkat, dengan makin banyaknya kendaraan dan asap pabrik-pabrik besar yang mengotori bumi.
- Masalah Air Bersih Sedang Berproses, Aweng Kurniawan ajak masyarakat Untuk Tenang dan Percaya Terhadap Pemerintah
- Dishub Batam Terbitkan Surat Tugas Juru Parkir di Ocarina Tanggal 12 Januari
- DPD LLMB Batam Tegaskan Insiden Tukang Parkir di Ocarina Bukan Isu SARA, Minta Publik Tak Terprovokasi
- Kemenko Polkam Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Amankan Laut Natuna Utara
- Anwar Anas Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Batam, Pemerintah Terus Berjuang Atasi Persoalan Air
Lapisan ozon pun semakin menipis, munculnya efek rumah kaca saat ini menjadi hal biasa.
Bumi adalah planet dimana manusia tinggal. Namun ketika bumi tidak lagi nyaman dihuni, apa yang harus dilakukan manusia?.
Dalam momen Earth Day atau Hari Bumi, manusia diajak kembali untuk lebih peduli pada habitat yang ditempati, manusia diharapkan bijak dengan merawat alam lebih baik lagi.
(Dodi)
