BATAM, Owntalk.co.id – Anggota DPRD Kota Batam Fraksi NasDem sekaligus tokoh masyarakat Melayu Belakang Padang, Yefri, mengajak masyarakat untuk meredam polemik yang tengah berkembang.
Ia menekankan pentingnya menjaga suasana Batam agar tetap kondusif, damai, dan menjunjung semangat kebersamaan.
Yefri menilai, perbedaan pandangan dalam dinamika pemerintahan merupakan hal yang wajar. Namun, ia menyayangkan jika persoalan tersebut dibesar-besarkan dengan narasi yang berpotensi memicu perpecahan.
Menurutnya, setiap silang pendapat sebaiknya diselesaikan melalui ruang komunikasi dan musyawarah.
”Saya melihat semuanya sudah berjalan ke arah yang baik. Ibu Li Claudia juga sudah bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat, duduk bersama, dan saling memahami. Jadi, jangan lagi dibawa ke suasana yang memanaskan keadaan,” ujar Yefri, mengacu pada langkah komunikasi yang telah dilakukan salah satu tokoh politik tersebut.
Sebagai tokoh dari wilayah hinterland, Yefri menegaskan bahwa masyarakat Melayu selalu mengedepankan nilai adab dan persaudaraan. Ia mengingatkan agar perbedaan tafsir tidak sampai merusak hubungan antarsaudara yang telah terjalin lama.
“Masyarakat Melayu mengajarkan kita menyelesaikan sesuatu dengan hati dingin dan penuh penghormatan. Batam ini rumah bersama bagi semua suku, baik Melayu, Jawa, Bugis, Minang, Tionghoa, hingga Flores. Yang harus kita jaga adalah persatuan,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Yefri berharap seluruh elemen warga kembali fokus mendukung pembangunan kota. Ia mengimbau agar masyarakat tidak terjebak dalam polemik berkepanjangan yang hanya akan menguras energi sosial.
“Tujuan kita sama agar Batam yang aman, harmonis, dan maju. Mari kita jaga suasana tetap teduh,” pungkasnya.

