Polri Apps
banner 728x90

RA Kartini: Menerobos Batasan Menuju Kesetaraan

Potret ilustrasi RA Kartini. (As)

Batam, Owntalk.co.id – RA Kartini adalah nama yang sangat terkenal di Indonesia. Beliau lahir di Jepara pada 21 April 1879 dan menjadi tokoh pejuang yang berhasil menerobos batasan-batasan perempuan zaman kolonial dan menuju kesetaraan. Ketika dipandang dari sisi sejarah, beliau adalah sosok yang sangat penting dalam gerakan feminis di Indonesia. Namun, secara personal, Kartini adalah sosok yang kuat dan inspiratif yang memperjuangkan hak-hak dan kesetaraan bagi seluruh perempuan.

RA Kartini hidup pada zaman kolonial dimana perempuan di Indonesia tidak memiliki hak yang sama dengan laki-laki. Beliau sendiri lahir dalam keluarga bangsawan dan tidak menerima pendidikan yang sama dengan kakak-kakak laki-lakinya. Namun, Kartini memiliki ketertarikan terhadap dunia luar dan ingin belajar lebih luas dibandingkan pengetahuan yang diajarkan kepada perempuan pada umumnya. Lebih dari itu, ketidakadilan dan keterbelakangan yang dialami perempuan pada masa itu begitu menghantui Kartini dan menjadi motivasi beliau untuk memperjuangkan kesetaraan.

Selama hidupnya, Kartini terus berjuang untuk mendapatkan hak-hak yang sama dengan laki-laki serta mendapatkan pendidikan yang setara dengan kaum lelaki. Beliau memperjuangkan pembebasan perempuan dari penjara domestik dan agar perempuan juga berhak untuk menempuh pendidikan yang sama seperti laki-laki. Karya tulisnya yang terkenal “Habis Gelap Terbitlah Terang” menggambarkan pemikiran dan perjuangan Kartini mengenai pentingnya kesetaraan dan kemerdekaan.

Melihat perjuangan Kartini dalam menghadapi tantangan pada masanya, beliaulah yang pertama-tama berhasil memperkenalkan gedung perempuan atau sekolah dasar untuk perempuan di Indonesia. Selain itu, beliau juga aktif dalam mendirikan organisasi sosial untuk perempuan dan memperjuangkan hak perempuan di hadapan para pemimpin kolonial Belanda.

Bahkan setelah meninggal, perjuangan Kartini tidak pernah meredup. Hari kelahirannya dijadikan hari libur nasional oleh pemerintah Indonesia sejak 1964 dan menjadi momen penting bagi generasi muda untuk mengingat pesan dan perjuangan RA Kartini.

Perempuan pada masa lalu telah banyak memperjuangkan hak-hak mereka untuk mendapatkan pendidikan dan kesetaraan yang sama dengan laki-laki. RA Kartini adalah nama besar di kalangan perempuan Indonesia yang telah berhasil menerobos batasan-batasan pada zamannya dan menjadikan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan sebagai tujuan utama. Melalui upaya dan perjuangannya, beliau telah memberikan inspirasi dan motivasi bagi perempuan untuk terus berjuang dalam menjalani hidup dan meraih hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan tanpa harus mengalami penindasan dan keterbelakangan. Oleh karena itu, RA Kartini harus tetap diingat sebagai sosok yang memperjuangkan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan serta mengabaikan batasan yang tersebar di sekitarnya. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *