Polri Apps
banner 728x90

Warga Sei Binti Ancam Demo PT CCCII Batam Jika DLH Tidak Tegas

Ketua RW 011 Kampung Sei Aleng menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III DPRD Kota Batam, Kamis (14/9).

Batam, Owntalk.co.id – Warga lingkungan kampung Sei Aleng, RT 01 RW 11 kelurahan Sei Binti kecamatan Sagulung protes keras kepada PT CCCII Batam yang telah menumpuk material diduga limbah di lahan dekat pemukiman warga.

Hal ini disampaikan oleh Dato’ Abdulgani, ketua RW 011 kampung Sei Aleng saat menghadiri undangan rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi III DPRD Kota Batam, Kamis (14/09/2023).

Ia menilai, pihak manajemen PT CCCII Batam telah melanggar kesepakatan yang telah dibuat pada RDH dengan Komisi III DPRD Kota Batam beberapa bulan yang lalu, yakni untuk tidak membuang limbah sisa produksi mereka sebelum ada hasil uji laboratorium.

“Hasil kesepakatan dengan komisi III waktu RDP awal juga tidak diindahkan perusahaan, mereka berbuat seolah-olah negara kita tidak ada aturan hukum. Ini ada apa dengan DLH, harus tegas, karena warga kami berdampak langsung disana,” tegas Ketua RW 11 kampung Sei Aleng.

Dengan ditumpuknya sampah di lahan dekat pemukiman warga, ia mengaku kesal karena telah menutupi akses jalan ke kolam air yang sering digunakan warga untuk mandi dan cuci. Bahkan kondisi air kolam berubah menjadi keruh akibat bercampur dengan limbah tersebut.

Lebih lanjut dikatakannya, jika pihak Dinas Lingkungan Hidup tidak segera menindak PT CCCII Batam, maka dengan sangat terpaksa kami akan melakukan unjuk rasa.

“jika DLH Batam tidak bertindak, kami akan melakukan aksi,” katanya.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) penindakan DLH kota Batam, Noviandra menanggapi keluhan masyarakat Sei Binti dengan pernyataan bahwa, pihaknya sudah turun ke lokasi dan akan melakukan uji lab atas limbah sampah tersebut.

“Apapun hasil uji lab nanti, entah itu limbah B3 atau tidak, membuang limbah sembarangan itu merupakan tindakan pelanggaran hukum, akan kita proses,” ungkapnya. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *