Tak Setuju Herry Wirawan Dihukum Mati, Komnas HAM : Melanggar Prinsip HAM

Date:

Related stories

HUT RI Ke-77 Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Di Pulau Terluar Indonesia

Karimun, Owntalk.co.id - Sempena memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia...

Beraksi di 20 TKP, Seorang Jambret Berhasil Dibekuk Polsek Lubukbaja

Batam, Owntalk.co.id - Karim Teibang alias Bogan, residivis spesialis...

NasDem Bersuara, Tanggapi Gejolak Pergantian Sekretaris Kota Batam

Batam, Owntalk.co.id - Perihal adanya gejolak ditubuh Partai Nasional...

Sosialisasi Usaha Hulu Migas, Kapolres : Kita Selalu Siap Amankan Objek Vital Nasional

Meranti Owntalk.co.id - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul...

Jakarta, Owntalk.co.idKomnas HAM menyatakan tidak setuju dengan tuntutan hukuman mati kepada Herry Wirawan, terdakwa kasus pemerkosaan terhadap 13 santri di Bandung, Jawa Barat.

Berkaitan dengan hal tersebut, Komnas HAM menilai bahwa penerapan hukuman mati bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia, yaitu hak untuk hidup.

Hal ini disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, Rabu (12/1) kemarin.

Beka memaparkan bahwa hak hidup seseorang tidak bisa dikurangi dalam situasi apapun (non-derogable rights). Bahkan jika itu untuk menghukum.

Hal ini telah tercantum dalam konstitusi UUD 1945, tepatnya pada pasal 28A yang menjamin setiap orang berhak untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya.

Pada prinsipnya Komnas HAM menentang hukuman mati untuk semua tindakan, apapun kejahatannya termasuk kejahatan kekerasan seksual seperti yang dilakukan oleh Herry Wirawan.

Pihaknya sepakat bahwa hukuman yang berat harus diberikan kepada pelaku kejahatan seksual apalagi korbannya meliputi anak-anak.

Beka juga menambahkan bahwa pihaknya menolak dengan sangat tegas hukuman kebiri kimia yang dituntutkan kepada Herry Wirawan. Dirinya menilai bahwa hal itu merupakan penghukuman yang kejam dan tidak manusiawi.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories