Saat Beraksi, Pelaku Curanmor Kepergok Masyarakat dan Berakhir di BUI

  • Bagikan
Berita Terkini Batam

Batam, Owntalk.co.id – Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil mengamankan satu orang tersangka yang melakukan tindak pidana pencurian kendaran bermotor (Curanmor) di kawasan Nagoya Newton, Rabu (01/09/2021).

Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Fajar Bittikaka. Dalam penangkapan tersebut pelaku berinisial I (44) diamankan saat hendak kabur membawa barang curiannya. Namun, tersangka terjatuh karena panik aksinya telah di ketahui oleh teman si korban.

Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono mengatakan, kejadian berawal pada Selasa (31/08/2021) pukul 16.00 WIB. Saat korban memarkirkan sepeda motornya di Nagoya Newtown dalam keadaan stang terkunci. Setelah itu korban langsung bekerja seperti biasanya. Namun, sekira pukul 19.30 WIB saat korban berada di dalam ruko, tiba-tiba pintu ruko korban di ketuk oleh tetangga dan memberitahukan bahwa motor korban di curi orang.

“Berawal saat korban datang melaporkan bahwa ia telah kehilangan satu sepeda motornya. Korban juga menjelaskan ada saksi yang melihat bahwa motor korban di tinggalkan oleh pelaku di sekitar MSK CARGO lalu pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

Baca Juga :

Lanjut Budi, pada saat pelaku melakukan pencurian. Pelaku ketahuan oleh teman korban, menyadari hal tersebut pelaku langsung lari membawa sepeda motor. Namun, pelaku terjatuh di depan MSK cargo, karena jatuh pelaku lari namun masih ada yang mengejar sampai BRI Nagoya.

“Pelaku sempat terjatuh dan lari hingga di depan bank BRI Nagoya. Lalu, secara kebetulan ada saksi mata yang sedang berada di bank tersebut. Karena mengetahui pelaku adalah pencuri, saksi dibantu security langsung menangkap pelaku dan dibawa ke BRI Nagoya,” jelasnya.

Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti berupa 1  Unit sepeda motor Yamaha Mio J warna Biru Putih, 1  Lembar STNK asli, 1 Buah Besi yang ujung nya di runcingkan yang di masukkan ke handle pintu berwarna silver, 1 Buah Kunci L berwana Hitam, 1  Buah Kunci Motor Merek Yamaha dan 1  Buah Obeng gagang berwana Hitam.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 Tahun Penjara. (Haykal)

  • Bagikan