Bupati Zahir Tinjau Sungai dan Lahan Pertanian, Ini Keluhan Petani

Date:

Related stories

HUT RI Ke-77 Polairud Polres Karimun Kibarkan Bendera Di Pulau Terluar Indonesia

Karimun, Owntalk.co.id - Sempena memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia...

Beraksi di 20 TKP, Seorang Jambret Berhasil Dibekuk Polsek Lubukbaja

Batam, Owntalk.co.id - Karim Teibang alias Bogan, residivis spesialis...

NasDem Bersuara, Tanggapi Gejolak Pergantian Sekretaris Kota Batam

Batam, Owntalk.co.id - Perihal adanya gejolak ditubuh Partai Nasional...

Sosialisasi Usaha Hulu Migas, Kapolres : Kita Selalu Siap Amankan Objek Vital Nasional

Meranti Owntalk.co.id - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul...

Batu Bara, Owntalk.co.id – Bupati menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Batu Bara untuk segera merealisasikan normalisasi sungai di Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batu Bara, Zahir saat meninjau sungai dan lahan pertanian di Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Selasa (31/8/2021)

“Ada 4 ruas yang perlu diperbaiki. Saat ini sungainya sudah dangkal, sedimentasinya sudah tinggi, banyak pohon yang dahannya sudah menutup sungai. Tentu pemerintah dalam menangani pasca bencana banjir ini akan melakukan normalisasi. Memang aliran sungai ini sangat panjang dan vital serta mengaliri ratusan hektar sawah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara juga akan memperbaiki bendungan (DAM).

“Ada 2 titik DAM yang belum masuk dalam standar pembagian air. Seharusnya ketika ada pembagian air, DAM harus ada pembuangannya juga. Namun pembangunan DAM tidak dapat dilakukan sekarang, sebab anggaran kita belum ada, karena banyak digunakan untuk penanganan Covid-19, tapi nantinya akan kita bangun,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada para petani untuk segera membentuk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

“Kita tadi telah turun bersama, ada Kadis PU, Camat, Kades, Kelompok Tani, masyarakat. Dan, ternyata belum ada petugas P3A, sehingga tidak dapat menjaga DAM serta sungai yang ada di sini,” katanya.

Baca Juga :

Sementara itu, salah seorang petani yang berada dilokasi tersebut, Agustinus Siagian berharap kepada Pemkab Batu Bara untuk segera melakukan normalisasi dan perbaikan DAM.

“Kami mohon, tolong tanggapi keluhan kami. Kalau sawah kami terancam, kami pun akan terancam tidak makan dan kelaparan,” tandasnya. (Bolon)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories