Dituduh Serobot Jalan Warga, Management PT. Sentral Leejaya Costapati Angkat Bicara

  • Bagikan

Batam, Owntalk.co.id – Dituduh menyerobot akses jalan ke perumahan oleh warga Winner Millenium Mansion. Pihak management PT. Sentral Leejaya Costapati angkat bicara, Selasa (25/05/2021).
 
Pengawas lapangan PT. Sentral Leejaya Costapati, Kornel Balawanga, mengatakan, pihaknya mendesak pengembang PT. Millenium Investment harus bertanggung jawab dan segera membuka akses jalan bagi warga perumahan Winner di Pasir Putih Batam center.

“Menanggapi kompalin dari warga dan gugatan salah satu warga perumahan Winner. Sesuai temuan fakta di lapangan, ada row jalan tersendiri bagi warga yang terletak di samping kanan perumahan untuk akses masuk dan keluar. Namun patut diduga pengembang sengaja menutup row jalan tersebut dibagian depan kompleks perumahan sehingga terkesan warga tidak punya jalan alternatif selain melewati lahan PT. Sentral Leejaya Costapati,” ungkapnya.

Lanjut Kornel, Ini sangat aneh dan tidak fair dalam dunia bisnis, masa row jalan yang seharusnya ada dan terbuka untuk warga perumahan malah ditutup. sedangkan lahan milik orang lain yang sah secara hukum malah disengketakan untuk dijadikan row jalan.

“Jika warga perumahan tersebut merasa dirugikan hak-haknya yang tidak sesuai dengan perjanjian pada saat pembelian rumah, silahkan menempuh upaya hukum terhadap PT. Millenium Investment selaku pengembang. Yakni terkait row jalan seluas 9,5 meter yang dijanjikan Winner saat terjadinya jual beli rumah. Sebab faktanya tanah yang dijadikan row jalan tersebut adalah miliknya sesuai dengan PL dari Badan Pengusahaan Batam No. 213030209, tertanggal 6 Maret 2013,” jelasnya, kepada kantor berita Owntalk.

“Karena itu kami memasang patok tanda batas di lapangan serta pemasangan plang untuk membuktikan bahwa lahan tersebut adalah hak kami,” tegas Balawanga.

Sementara itu Direktur PT. Sentral Leejaya Costapati, memaparkan, pihaknya akan memberikan toleransi kepada warga perumahan tersebut untuk akses jalan sebesar 2 meter dari batas patok yang ada, yaitu mulai dari depan hingga kebelakang. Agar jalan masuk atau keluar di perumahan itu tetap ada.

“Kami menawarkan opsi kepada warga atas dasar kemanusiaan, sebab hal tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab pengembang PT. Millenium Investment,” Tutupnya.

Hingga saat berita ini terbit pihak PT. Millenium Investment belum memberikan keterangan resmi akan permasalahan tersebut. (Haykal)

  • Bagikan