[Profil] – Zul Arif, Mantan Ajudan Walikota Hingga Jabat Lurah Pertama di Kelurahan Kibing

  • Bagikan
Ketua Karang Taruna Batam, Zul Arif. (foto : Istimewa)
Ketua Karang Taruna Batam, Zul Arif. (foto : Istimewa)

Sukses adalah hak setiap orang yang hidup di dunia ini. Perkaranya adalah bagaimana orang tersebut mengusahakan dirinya untuk bisa mencapai kesuksesan. Ada orang yang sangat gigih untuk mencapai kesuksesan, ada yang biasa-biasa saja dan ada pula yang kelihatannya biasa saja namun sebenarnya sangat mengusahakan kesuksesan bagi hidupnya sendiri.

“Aksi adalah kunci dasar untuk semua kesuksesan” – Pablo Picasso.

Intinya, untuk menjadi sukses semuanya harus dimulai tentu dari bawah, baik ini dilakukan oleh anak yang terlahir dari orang tua berada maupun orang biasa. Dengan anak tangga berupa kerja keras dan ketekunan akan menjadi jalan naik menuju kesuksesan.

Bagaimana kita mengusahakan diri kita untuk mencapai kesukesan? Kiranya hal ini lah yang harus direnungkan oleh setiap orang termasuk diri kita sendiri. Bagaimana kita akan menjalani hidup di masa mendatang, bagaimana kita melihat diri kita dalam 10 tahun ke depan dan bagaimana kita bisa mengatur diri kita sendiri, semuanya merupakan keputusan pribadi.

Keputusan pribadi lah yang membuat Zul Arif selaku Ketua Karang Taruna Kota Batam dan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, sukses dan berhasil mewujudkan mimpi dari Almarhum ayah tercinta.

Sukses tak selalu diukur dari uang, kekuatan atau status sosial, melainkan diukur dari kedisiplinan dan keberhasilan dalam menggapai mimpi yang sederhana.

Hal itu lah yang dilakukan oleh pria asal Ranah Sakti Alam Kerinci ini. Dirinya berhasil mewujudkan mimpi sang ayah untuk tidak mengikuti jejaknya sebagai Petani. Mimpi akan menjadi lelaki yang memiliki kehidupan berbeda dimasa depan tanpa harus kembali menyentuh tanah disawah.

Kehidupan Zul Arif Zul Arif lahir dan besar di Kerinci tepatnya di desa Kemantan Tinggi, Kerinci, Jambi. Ia lahir dari rahim seorang ibu yang bernama Musdarwati dan ayahnya M. Dayah (Alm). Dirinya tumbuh dari keluarga yang sederhana, tidak kekurangan dan tidak pula berlebih. Kedua orang tua Zul bekerja sehari-hari sebagai petani.

Lanjut Baca …

  • Bagikan