Jakarta, Owntalk.co.id – Gerakan Earth Hour kembali diselenggarakan secara serentak pada, Sabtu (27/3/2021) pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat.
Gerakan Earth Hour merupakan aksi nyata dalam menyatukan penduduk dunia untuk berbicara tentang bumi. Saat momen tersebut penduduk dunia bersatu dengan mematikan listrik secara simbolis selama kurang lebih satu jam, sebagai upaya merawat masa depan planet bumi.
Baca Juga :
- Masalah Air Bersih Sedang Berproses, Aweng Kurniawan ajak masyarakat Untuk Tenang dan Percaya Terhadap Pemerintah
- Dishub Batam Terbitkan Surat Tugas Juru Parkir di Ocarina Tanggal 12 Januari
- DPD LLMB Batam Tegaskan Insiden Tukang Parkir di Ocarina Bukan Isu SARA, Minta Publik Tak Terprovokasi
- Kemenko Polkam Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Amankan Laut Natuna Utara
- Anwar Anas Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Batam, Pemerintah Terus Berjuang Atasi Persoalan Air
Yayasan WWF Indonesia dan komunitas Earth Hour di 30 kota mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan melindungi masa depan keanekaragaman hayati sebagai kekayaan bangsa, dan mengajak kepada gaya hidup yang ramah lingkungan.
CEO Yayasan WWF Indonesia, Dr. Dicky Simorangkir dalam kesempatan konferensi pers (25/3/2021). Mengatakan, “maka dari itulah kita perlu menempatkan alam sebagai solusi utama bagi upaya pemulihan kehidupan di dunia, untuk memastikan masa depan ekonomi dan masyarakat kita.” ujar Dr. Dicky. (Dodi)

