MoU UIC – Poltek Batam, Kerjasama Pengembangan Kampung Robotik

  • Bagikan
berita terkini batam
Foto bersama dan penyerahan cindramata setelah penandatanganan MoU antara Pembina yayasan UIC Dato’ H. Hardi Selamat Hood dengan Direktur Politeknik Negeri Batam, Uuf Brajawidagda. (foto : owntalk)

Batam, Owntalk.co.id – Pondok Pesantren Ulul Ilmi Cendekia (UIC) menggelar penandatangan Memorendum of Understanding (MoU) dengan Politeknik Negeri Batam. Senin, (2/22/2021).

Penandatanganan MoU itu dilakukan di ruang rapat R302 lantai 3 Gedung Utama Polibatam.

Pembina yayasan UIC Dato’ H. Hardi Selamat Hood mengatakan bahwa poin yang disepakati kedua belah pihak dalam kerjasama ini adalah menjalin kerja sama untuk mengembangkan SDM UIC dalam mempelajari Sains robotik.

” Kami bersyukur Polibatam dapat bersama UIC dan sebaliknya. Ini merupakan bentuk kerja sama yang penting bagi kami,” kata Hardi pada Owntalk.

Politeknik Negeri Batam, menurut Hardi merupakan salah satu institusi terbaik yang memiliki infrastruktur yang lengkap untuk pembuatan robot.

“Kami ingin sinkronkan soal sains dengan robotik, terkait itu UIC belum memiliki armada yang kuat,” kata Hardi

Baca Juga :

Secercah Harapan di Wajah Santri Ponpes UIC Atas Kehadiran Ustadz Abdul Somad

Tak hanya itu, melalui kerjasama ini, Hardi pun mengharapkan adanya kampung robotik hasil kaloborasi antara Polibatam dan UIC. Menurutnya, istilah robotik masih sangat menjual untuk menarik minat anak.

“Saya tertarik dengan kampung robotik polibatam-UIC. Karena istilah robot menjual. Bagi orang, anak pasti tertarik dengan robot.” jelas dia

Sementara itu, Direktur politeknik Negeri Batam, Uuf Brajawidagda mengharapkan kerjasama ini dapat terus berjalan guna meningkatkan silaturahmi yang nantinya dapat memperluas area kerjasama.

Pernyataan serupa juga di sampaikan Muhammad Zaenuddin selaku Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni menyampaikan bahwa kerjasama ini diimplementasikan salah satunya melibatkan Ponpes UIC dalam kegiatan BEBRAS terkait Computational Thinking, yang selanjutnya dapat dikembangkan menjadi berbagai macam potensi kerjasama.(Nan/Ack)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *