Kisah Pembuat Peti Mati Ketiban ‘Hartan Karun’ Dari Antariksa

  • Whatsapp
Foto : Ilustrasi

Jakarta, Owntalk.co.id – Kisah seorang pembuat peti mati asal Indonesia masih hangat menjadi perbincangan hingga saat ini.

Peristiwa bermula pada 1 Agustus 2020 lalu ini sempat viral di media sosial setelah diunggah di akun Facebook. Saat itu, sebuah batu meteor menghantam atap rumah Josua Hutagalung, warga Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Josua adalah pembuat peti mati di kediamannya. Tiba-tiba Josua mendengar suara gemuruh yang cukup kuat dari atas langit saat dia bekerja. Suara gemuruh tersebut semakin mendekat ke rumahnya. Tidak berselang lama, terdengar suara dentuman yang sangat keras dari atap rumah.

Josua menyatakan batu yang jatuh tersebut tertanam hingga sedalam 15 sentimeter.

Awalnya Josua takut mendekati lokasi jatuhnya batu. Namun karena khawatir terjadi sesuatu, maka digalinya tanah untuk mengangkat batu yang menimpa atap rumahnya tersebut.

Senang dengan penemuan batu meteor tersebut, dia langsung mengunggah foto temuannya itu ke akun Facebook-nya.

Sontak saja, unggahan tersebut mendapat respons dari warganet hingga viral dan diliput banyak media.

Dua hari pasca penemuan batu meteor, seorang warga sekitar berniat ingin membeli batu tersebut dari tangan Josua dengan harga Rp 1 miliar. Namun, tawaran tersebut ditolak Josua karena merasa orang yang bersangkutan tidak serius.

Beberapa minggu setelah Josua memposting temuan meteroritnya di facebook, tiba-tiba datang tawaran dari Jared Collins, seorang pria asal Amerika Serikat yang tinggal di Bali.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *