Klarifikasi Kimom Nasution, Oknum ASN Yang di Tuduh Berpolitik Praktis

  • Whatsapp

Batam, Owntalk.co.id – Setelah RD sekretaris Ikatan Keluarga Batak Islam (IKBI) disebut-sebut terlibat dalam urusan politik praktis dan telah diproses oleh Bawaslu, Kini giliran Kimom Nasution Ketua dari paguyuban itu juga dituding terlibat dalam pendukungan salah satu kandidat paslon Gubernur.

RD telah diputuskan oleh Bawaslu Batam bersalah, karena atas nama paguyuban, dirinya dan Kimom menandatangani surat pernyataan dukungan salah satu calon gubernur dan wakil gubernur.

Sementara itu, Ketua Paguyuban sendiri, Kimom Nasution yang bekerja pada ASN Kepri mengaku telah diperiksa sebanyak satu kali oleh Bawaslu Kepri.

“ Ya Benar, Saya sudah pernah diperiksa satu kali oleh Bawaslu Kepri,” Jelasnya pada owntalk.co.id, Sabtu, (17/10).

Kimom menyebutkan bahwa sebagai ketua Paguyuban dirinya tidak berhak untuk men-stop keinginan pengurusnya untuk menyatakan dukungan kepada pihak-pihak tertentu sebagai Calon kandidat.

“ IKBI itu adalah salah satu organisasi daerahan (Etnis) di Batam, Yang kebetulan saya adalah ketua dari organisasi itu. Nah., jika organisasi menyebutkan keinginannya untuk mendukung salah satu kandidat, Lantas apakah saya berhak untuk menolak keinginan tersebut ?,” tanya dia

Dia menjelaskan, Sebagai ketua IKBI dirinya hanya menandatangani surat dukungan dan SK tim IKBI dalam porsi ketua Paguyuban.

“ Karena saya sadar sebagai ASN lah Makanya saya tak mengikuti proses memgkampanyekan Parlin tersebut. Dari organisasi saya harus memberikan SK, sejenis surat jalan anggota dilapangan,” Kata dia

Keputusan mendukung salah satu Paslon adalah keputusan organisasi. Sehingga “ Keputusan itu harus diketahui dan disahkan oleh ketua organisasi kan ?, Bukan Lantas saya yang ikut berpolitik praktis. Ini kan dua hal yang berbeda,” tegasnya. (Ack)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *