Bantuan 15 Juta Akan Diberikan Pemerintah Kepada Masyarakat Miskin Yang Memiliki Rumah Tak Layak Huni

  • Whatsapp
RTH (Foto : Google)

Jakarta, owntalk.co.id – Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI mengatakan bahwa pemerintah akan melanjutkan program bansos pada, Senin (14/9).

Program Bansos yang di berikan tidak hanya uang tunai namun juga perbaikan rumah masyarakat yang tidak layak huni.

Bacaan Lainnya

Angka bantuan yang di berikan pemerintah adalah 15 Juta per Kepala Keluarga.

“Selanjutnya untuk bantuan rehabilitasi sosial RTLH kami informasikan di tahun 2021, kami mendapatkan amanah untuk mengawal program ini. Kemudian, indeks bantuannya sebesar Rp 15 juta per KK per unit,” katanya secara virtual, Senin (14/9/2020). Dilansir dari kompas.

Data yang di ambil harus terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dengan syarat rumah yang diusulkan sangatlah tidak layak huni.

Selanjutnya asep juga menyebut pada awal 2021 bansos berupa sembako akan di tiadakan dan sebagai gantinya pemerintah akan menyalurkan bantuan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Provinsi di Indonesia.

“Untuk bantuan sosial tunai di tahun 2021, kami mendapatkan amanah untuk mengawal. Targetnya 10 juta KPM, mencakup seluruh provinsi di Indonesia termasuk DKI Jakarta sehingga tahun depan program sembako yang sekarang dilaksanakan di DKI Jakarta dan sekitarnya akan dikonversikan menjadi bantuan sosial tunai. Dengan total penerima manfaatnya 10 juta KPM,” ujarnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *