Polisi Tolak “Peryataan Dukun” di Jadikan Alat Bukti dalam Kasus Kematian Karyawan Metro TV

  • Whatsapp
Rilis Kasus pembunuhan editor Metro TV oleh Polda Metro Jaya. (Foto ; Humas)

Jakarta, owntalk.co.id – Kepolisian Polda Metro Jaya melalui Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) ombes Tubagus Ade telah menggelar konfrensi Pers mengenai kematian karyawan Metro TV yang diduga dibunuh.

Namun dalam penyelidikan Kepolisian, Yodi Prabowo editor Metro TV yang ditemukan tewas tersebut dinyatakan bunuh diri. dalam pengusutan Polisi, Yodi disebut-sebut pernah melakukan pemeriksaan di dokter spesialis di RSCM, Jakarta Pusat. Polisi membenarkan.

“Ada keluhan, makanya dia berobat. Keluhannya apa saya tidak mengerti,” kata Tubagus.

Ade menegaskan, polisi tak akan membeberkan persoalan pribadi Yodi. Termasuk mengenai kesehatannya.

“Hal lain yang sifatnya pribadi saya ga boleh ungkapkan, nggak etis,” tutupnya

Sementara itu, Pihak keluarga merasa tidak puas dengan pernyataan polisi yang menyatakan Yodi Prabowo meninggal karena bunuh diri. Pihak keluarga mengajukan bukti lain dari paranormal yang menyatakan Yodi dibunuh.

Namun menurut pihak kepolisian, Bukti tersebut tak dapat menjadi acuan dan tidak logis.

“Informasinya dari orang pinter, saya tidak percaya yang kayak gitu. Kalau dari dukun gimana saya menindaklanjutinya? Cuma informasinya harus mendasar, harus logis, bukan dari orang kesurupan,” ucap Ade. (***)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *