banner 728x90
Batam  

Endipat Mohon Doa Dari Pulau Penyengat, Harapkan Yang Terbaik Untuk Kelahiran Anaknya

Anggota DPR RI Dapil Kepri, Endipat Wijaya saat berada di Pulau Penyengat

Tanjungpinang, Owntalk.co.id – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, HM Endipat Wijaya tengah berbunga-bunga karena tengah menanti kelahiran anak keduanya, buah hati dari istri tercinta Martina. Meski demikian, peraih suara terbanyak DPR RI Dapil Kepri ini, tidak lekas meninggalkan tanggungjawabnya sebagai perwakilan masyarakat Kepri.

Disela-sela penantiannya, Endipat Wijaya didampingi Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Raja Arisa tetap melakukan Reses, menampung aspirasi masyarakat Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kamis (09/10/2025) siang.

Namun tak lupa, dalam pertemuannya dengan Masyarakat Pulau Penyengat, dan juga dalam Shalatnya di Masjid Raya Sultan Riau serta saat Ziarah Makam para leluhur, ia meminta doa agar kelahiran anak keduanya diberikan kelancaran.

“Yang saya hormati bapak ibu warga Pulau Penyengat, sekaligus mohon doa bapak ibu semua agar proses kelahiran anak kedua saya diberikan kelancaran,” ungkap Endipat dijawab dengan amin seluruh hadirin.

Disampaikan Endipat, bahwa reses dan ziarah ke Pulau Penyengat sudah lama didambakan, karena menurutnya keberadaan Pulau Penyengat punya banyak kekhususan.

Bersama segenap Anggota DPRD Kepri, DPRD Tanjungpinang dan DPRD Bintan, Endipat Wijaya menyempatkan diri ziarah ke makam Raja Ali Haji (RAH), Engku Hamidah dan Raja Haji Fisabilillah (RHF) serta lainnya.

“Pulau Penyengat punya banyak kekhususan, karenanya kami dari Partai Gerindra akan memberikan banyak kekhususan, termasuk dalam hal pembangunan,” terang Wasekjen DPP Partai Gerindra ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan dalam sambutannya mengajak seluruh kader partai Gerindra untuk bisa berbuat lebih banyak untuk Kepri terkhusus di Pulau Penyengat.

“Satu tahun kami memimpin DPRD Kepri sudah saya lalu, satu persatu kebutuhan masyarakat perlahan kami wujudkan, semoga kedepan kami bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Penyengat, terutama realisasi kaisar damkar dan kaisar ambulan. Reses di Pulau Penyengat diawali dengan Shalat Zuhur berjamaah di Masjid Raya Sultan Riau dan ditutup dengan Ziarah ke makam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *