Batam, Owntalk.co.id – Paska rubuhnya plafon masjid Tanwirun Naja (Tanjak) pada Kamis, (8/9) kemarin, ternyata diketahui bahwa jenis material plafon yang digunakan merupakan gypsum bermerk Yoshino.
Hal itu diketahui saat pekerja dari kontraktor tersebut membuang puing-puing gypsum yang jatuh di lantai Masjid.
Baca Juga :
- Pemerintah Luncurkan Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Angkat Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
- BP Batam Sambut Investasi Firmus Technologies, Batam Kian Kokoh Jadi Pusat Infrastruktur AI Asia Tenggara
- DPD KNPI Kepri 2025–2028 Resmi Dilantik, Iman Sutiawan: KNPI Harus Jadi Wadah Pemersatu Pemuda di Bumi Segantang Lada
- Prabowo: Kampus Harus Jadi Ruang Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan
- Dasco Fasilitasi Pembentukan Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Gelombang Pemutusan Kerja
Puing-puing gypsum itu dibuang ke tanah kosong persis di depan masjid. Saat kantor Owntalk menelusuri harga dari gypsum tersebut, untuk ukuran 9 mm /120×24 seharga Rp 45 ribu hingga Rp 46 ribu.
Penelusuran Kantor Berita Owntalk, Masjid Tanjak dibangun dengan menelan anggaran Rp 39.937.665.520 oleh pemenang lelang yakni PT Nenci Citra Pratama dari DKI Jakarta.
Masjid tersebut barusaja diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 Juni 2022.

