Batam, Owntalk.co.id – Paska rubuhnya plafon masjid Tanwirun Naja (Tanjak) pada Kamis, (8/9) kemarin, ternyata diketahui bahwa jenis material plafon yang digunakan merupakan gypsum bermerk Yoshino.
Hal itu diketahui saat pekerja dari kontraktor tersebut membuang puing-puing gypsum yang jatuh di lantai Masjid.
Baca Juga :
- Listyo Sigit Prabowo Tersangka!
- Perkuat Operasional Wilayah 1, Pelindo Jasa Maritim Siapkan Armada dan SDM Andal di Kepri
- PLN Batam Sediakan Akses Cek Kompensasi Pascagangguan Listrik, Pelanggan Diminta Verifikasi Haknya
- Polri Perketat Disiplin Internal, Seluruh Anggota Dilarang Menggunakan Vape
- Tim Formatur Rampungkan Struktur Kepengurusan PK NTT Kota Batam Periode 2026–2031
Puing-puing gypsum itu dibuang ke tanah kosong persis di depan masjid. Saat kantor Owntalk menelusuri harga dari gypsum tersebut, untuk ukuran 9 mm /120×24 seharga Rp 45 ribu hingga Rp 46 ribu.
Penelusuran Kantor Berita Owntalk, Masjid Tanjak dibangun dengan menelan anggaran Rp 39.937.665.520 oleh pemenang lelang yakni PT Nenci Citra Pratama dari DKI Jakarta.
Masjid tersebut barusaja diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 Juni 2022.
