Batam, Owntalk.co.id – Paska rubuhnya plafon masjid Tanwirun Naja (Tanjak) pada Kamis, (8/9) kemarin, ternyata diketahui bahwa jenis material plafon yang digunakan merupakan gypsum bermerk Yoshino.
Hal itu diketahui saat pekerja dari kontraktor tersebut membuang puing-puing gypsum yang jatuh di lantai Masjid.
Baca Juga :
- Kejari Karimun Ikuti Pengarahan Jaksa Agung Muda Intelijen
- Kejari Karimun Perpanjang Kerja Sama dengan BRK Syariah
- Dorong Ekosistem AI Nasional, STANIA dan Asahi Solder Garap Hilirisasi Timah di Batam
- Lahan Setokok Disebut Masuk PL PT MIG Perkasa Industri, Kuasa Hukum Minta Hak Masyarakat Diselesaikan Terlebih Dahulu
- Aktivitas Galian Tanah di Harjosari Karimun Disorot, Diminta Dicek Perizinannya
Puing-puing gypsum itu dibuang ke tanah kosong persis di depan masjid. Saat kantor Owntalk menelusuri harga dari gypsum tersebut, untuk ukuran 9 mm /120×24 seharga Rp 45 ribu hingga Rp 46 ribu.
Penelusuran Kantor Berita Owntalk, Masjid Tanjak dibangun dengan menelan anggaran Rp 39.937.665.520 oleh pemenang lelang yakni PT Nenci Citra Pratama dari DKI Jakarta.
Masjid tersebut barusaja diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 Juni 2022.
