BATAM, Owntalk.co.id — Tokoh rohaniawan Kota Batam, Pendeta Alexsander C. Manarisip, menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut tuntas penyebab gangguan listrik massal (blackout) yang sempat terjadi di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjung Pinang.
Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Batam sekaligus Ketua Persekutuan Hamba Tuhan Sekupang – Belakang Padang (PHT SB) tersebut menegaskan, pengusutan secara tuntas penting dilakukan untuk mengungkap motif serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
“Mari dukung Polri mengusut tuntas penyebab padamnya listrik di Batam, Bintan, dan Tanjung Pinang, termasuk mengungkap motif serta pihak yang bertanggung jawab,” ujar Pdt. Alexsander dalam pernyataannya.
Selain memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum, Pdt. Alexsander juga menyampaikan apresiasi atas upaya cepat tim PLN dalam memulihkan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. Ia menekankan agar insiden pemadaman listrik ini dijadikan momentum evaluasi dan perbaikan infrastruktur ke depan, alih-alih dijadikan bahan untuk memicu kegaduhan publik.
Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menghentikan penyebaran berita bohong (hoax) serta narasi negatif di media sosial yang dapat merusak citra Kota Batam. Menurutnya, kondusivitas wilayah merupakan faktor kunci dalam menjaga iklim investasi dan keberlangsungan ekonomi daerah.
“Jadikan kejadian ini sebagai evaluasi dari perbaikan, bukan bahan menyebarkan berita-berita hoax atau bohong, narasi-narasi negatif yang hanya akan merugikan citra Batam di mata investor,” tegasnya.
Pdt. Alexsander pun mengajak masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian dan mengakhiri polemik yang berkembang.
“Sudahi polemik, hentikan narasi-narasi negatif, berita-berita hoax. Mari fokus membangun Kota Batam yang maju, aman, dan berdaya saing,” tuturnya.
