TNI AL Gagalkan Penyelundupan 240 Cartridge Vape Diduga Narkotika di Karimun

Karimun,Owntalk.co.id – Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) bersama Satgas Cakra 26-K Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut (Pusintelal) menggagalkan dugaan upaya penyelundupan narkotika dengan modus baru di wilayah perairan Kabupaten Karimun.

Dalam operasi yang berlangsung pada Sabtu malam, 5 September 2026, petugas mengamankan sebanyak 240 unit cartridge vape merek Bomb yang diduga mengandung zat narkotika atau bahan berbahaya.

banner 728x90

Keberhasilan penindakan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mako Lanal TBK, Senin (7/9/2026), yang dihadiri sejumlah instansi terkait, di antaranya Wadan Kodaeral IV, Bupati Karimun, Kanwilsus DJBC Kepri, Kepala BNNK Karimun serta perwakilan LSM GANN Karimun.

Wakil Komandan Kodaeral IV, Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara, mengatakan pengungkapan tersebut bermula saat tim gabungan melaksanakan patroli rutin di wilayah perairan Selat Durian sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat patroli berlangsung, petugas mendeteksi suara mesin speed boat yang bergerak dari arah Pulau Buru menuju perairan Batam.

Sekitar pukul 21.20 WIB, petugas kembali mendeteksi sebuah speed boat yang bergerak mencurigakan dengan kecepatan tinggi. Tim kemudian melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan.

Namun, bukannya berhenti, awak speed boat tersebut justru membuang sebuah paket dari bagian buritan kapal sebelum melarikan diri menuju arah perbatasan.

“Petugas kemudian mengamankan paket yang dibuang tersebut dan membawanya ke Mako Lanal TBK untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Ketut.

Dari pemeriksaan awal, paket tersebut diketahui berisi 240 unit cartridge vape merek Bomb yang dikemas dalam plastik bening.

Meski demikian, pihak TNI AL masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kandungan zat yang terdapat dalam cartridge tersebut.

“Barang bukti ini masih dilakukan pengujian laboratorium dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kandungan zat adiktif atau narkotika di dalamnya,” ujarnya.

Ketut menegaskan, aksi tersebut menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa wilayah perairan Karimun menjadi jalur yang berpotensi dimanfaatkan jaringan penyelundupan.

“Jadi sudah jelas, ini arahnya pasti ke wilayah perairan kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen TNI AL bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam memperketat pengawasan wilayah perbatasan laut Indonesia.

Menurutnya, jaringan penyelundupan narkotika terus menggunakan berbagai modus untuk memasukkan barang terlarang ke Indonesia, sehingga diperlukan sinergi dan kesiapsiagaan seluruh aparat.

“Pimpinan TNI Angkatan Laut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada prajurit Lanal Tanjung Balai Karimun, Tim Gabungan Quick Response serta seluruh instansi terkait yang telah mendukung keberhasilan operasi ini,” ungkapnya.

Usai konferensi pers, sebanyak 240 unit cartridge vape yang diamankan tersebut kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar.

Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari penanganan barang bukti, sementara proses pemeriksaan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan kandungan zat di dalam cartridge tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *