Raja Rafiza Calon Tunggal, Musda Golkar Karimun Berpotensi Aklamasi

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 42;

Karimun, Owntalk.co.id – Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun yang digelar di Ballroom Hotel Aston Tanjungbalai Karimun, Minggu (16/8/2026), dipastikan berlangsung dengan agenda utama penentuan kepemimpinan baru.

Hingga pendaftaran ditutup, hanya satu nama yang resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun, yakni Raja Rafiza.

banner 728x90

Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi Raja Rafiza untuk memimpin Partai Golkar Karimun secara aklamasi. Meski demikian, seluruh tahapan dan mekanisme Musda tetap akan dijalankan sesuai ketentuan organisasi.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau, Ade Angga, mengatakan penetapan secara aklamasi terhadap calon tunggal yang memenuhi persyaratan merupakan bagian dari mekanisme yang diatur dalam petunjuk pelaksanaan (Juklak) serta AD/ART Partai Golkar.

“Menurut laporan yang kami terima, dari pendaftaran sampai ditutup hanya ada satu pendaftar yaitu Bapak Raja Rafiza. Meski demikian, mekanisme Musda akan tetap diikuti,” ujar Ade Angga saat membuka Musda.

Ade Angga meminta seluruh kader menjaga suasana Musda tetap kondusif dan mengedepankan semangat kekeluargaan. Menurutnya, agenda Musda bukan sekadar memilih ketua, tetapi juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi partai menghadapi Pemilu 2029.

Ia menegaskan Partai Golkar memiliki karakter sebagai partai karya kekaryaan yang senantiasa berupaya memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Ketua Umum Partai Golkar selalu memberi arahan bahwa partai kita tidak punya karakter oposisi, tetapi memiliki semangat memberikan kontribusi untuk membangun. Musda ini harus dijalankan dengan suasana hati dingin, sejuk, dan penuh kekeluargaan,” katanya.

Selain konsolidasi internal, DPD Partai Golkar Kepri juga memasang target politik cukup tinggi untuk Kabupaten Karimun pada Pemilu mendatang.

Golkar menargetkan mampu mempertahankan dominasi politiknya dengan meraih delapan kursi di DPRD Kabupaten Karimun dan dua kursi di DPRD Provinsi Kepri.

Untuk mencapai target tersebut, Ade menyebut regenerasi kader dan penguatan mesin partai hingga tingkat bawah menjadi hal yang harus segera dilakukan setelah Musda.

“Partai Golkar adalah partai kader, syarat utamanya adalah regenerasi. Setelah Musda ini, segera lakukan musyawarah di tingkat kecamatan hingga kelurahan, lalu dilanjutkan dengan menyusun bakal calon legislatif,” ujarnya.

Musda VI DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun turut dihadiri sejumlah tokoh partai, di antaranya politisi senior Golkar Karimun Aunur Rafiq dan M Yusuf Sirat, serta Bupati Karimun Iskandarsyah.

Dengan hanya satu calon yang mendaftar, Musda VI Golkar Karimun kini tinggal menunggu proses musyawarah dan penetapan untuk menentukan kepemimpinan partai periode berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *