BATAM, Owntalk.co.id – Pelaksanaan Turnamen Futsal Garuda Yaksa Cup ke-I Kepri tahun 2026, tingkat Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) sederajat, sukses digelar.
Tidak hanya berhasil melahirkan juara baru, tetapi juga menjadi ajang lahirnya sejumlah atlet-atlet muda futsal berbakat. Dan terpenting lagi, turnamen ini menjadi tontonan menghibur dan memotivasi ribuan penonton di setiap pertandingan, terlebih di babak delapan besar, semifinal dan final.
Turnamen futsal yang memperebutkan piala tetap dan piala bergilir Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, HM Endipat Wijaya, dijuarai oleh SMAN 5 Batam, disusul SMKN 5 Batam sebagai runner-up, kemudian SMAN Batam 8 diposisi 3 serta SMAN 16 Batam sebagai juara 4.
Status champion ini diraih oleh SMKN 5 Batam setelah berhasil mengkandaskan perlawanan SMKN 5 dengan skor akhir 8:4 dalam lagi sengit Sabtu (25/07/2026) sore, di sport hall Temenggung Abdul Djamal, Mukakuning, Kota Batam.
Dan menariknya, laga final ini disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Harris Pratamura bersama Wakil Ketua 1 DPRD Batam, Aweng Kurniawan dan segenap Anggota Fraksi Gerindra Batam, Rudi ST, Anang Adnan dan Anwar Anas seta Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Surya Atmaja.
“Terimakasih kepada pak Prabowo Subianto, Partai Gerindra, Pak Iman Sutiawan dan terkhusus kepada Pak Endipat Wijaya yang menginisiasi Garuda Yaksa di Kepri,” ungkap Wagub Kepri, Nyanyang Harris Pratamura di seremony penutupan.
Dalam kesempatan itu, Politisi Gerindra ini juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia, dan memberikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang.
“Selamat kepada pemenang, mudah-mudahan tahun depan bisa digelar lagi dan lebih meriah lagi,” ungkapnya.
Ketua Panitia, sekaligus Ketua Asosiasi Futsal Kepri, Surya Atmaja mengatakan bahwa turnamen perdana ini diikuti oleh 32 tim, yang terdiri dari pelajar SMA sederajat di Kepri, namun yang berkesempatan mengirimkan utusan adalah Kota Batam dan Tanjungpinang.
“Ada 32 tim dari berbagai SMA sederajat di Kepri, mudah-mudahan pelaksanaan selanjutnya lebih meriah lagi,” ungkap Anggota DPRD Kota Tanjungpinang ini.
Agar kompetisi bisa menjadi estafet ke jenjang berikutnya, ungkapnya, pelaksanaan turnamen menggunakan Format Pertandingan Berstandar Nasional, dan fantantisnya turnamen ini mencatatkan rekor total hadiah terbesar untuk kategori pelajar di Kepulauan Riau dengan total Rp65 juta.
Sistem regulasi pertandingan dirancang mendekati standar profesional. Pada babak penyisihan hingga babak delapan besar, durasi laga menggunakan format 2 kali 20 menit kotor.
“Selamat kepada seluruh tim pemenang, dan juga pemenang individu, sampai jumpa di turnamen berikutnya,” pungkasnya.

