Batam  

BP Batam Sesalkan Aksi Perusakan Tanaman Hias, Puluhan Bugenvil di Jalur Kota Rusak dan Hilang

Batam, Owntalk.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengecam aksi perusakan puluhan tanaman bugenvil yang ditanam sebagai bagian dari program penataan dan penghijauan kota. Tindakan vandalisme tersebut dinilai merugikan kepentingan publik serta mencederai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan kota yang lebih indah dan tertata.

Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 59 tanaman bugenvil mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, 13 tanaman dilaporkan hilang dan diduga dibawa oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sementara sejumlah tanaman lainnya ditemukan dalam kondisi tercabut dan dibuang di sekitar saluran drainase.

banner 728x90

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyayangkan kejadian tersebut karena bertentangan dengan semangat kolektif pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keindahan Kota Batam.

“Tindakan vandalisme ini mencederai semangat kolektif yang selama ini dibangun melalui program penataan kota. Tanaman yang ditanam bukan sekadar penghias jalan, tetapi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, asri, dan berkualitas bagi masyarakat,” tegas Ariastuty.

Menurutnya, program penghijauan yang dijalankan BP Batam di bawah arahan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mempercantik wajah kota.

Keberadaan tanaman bugenvil di sejumlah ruas jalan strategis diharapkan dapat memberikan nilai estetika sekaligus memperkuat identitas Batam sebagai kota modern yang bersih, hijau, dan tertata.

Sebagai langkah tindak lanjut, BP Batam akan segera melakukan perbaikan dan penggantian tanaman yang rusak serta meningkatkan pengawasan pada sejumlah titik penataan kota guna mencegah kejadian serupa terulang.
Ariastuty juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum dan mendukung program penghijauan yang telah dilaksanakan pemerintah.

“Keindahan kota adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun dan segera melaporkan apabila menemukan tindakan yang merusak fasilitas publik agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.

BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program penataan kota demi mewujudkan Batam yang lebih hijau, nyaman, dan berdaya saing sebagai kota tujuan investasi maupun pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *