Batam  

Aksi Nyata di Tengah Hujan, Ketua DPRD Kepri Turun Langsung Cek Titik Banjir Tiban Indah

BATAM, Owntalk.co.id – Meski hujan mengguyur sejak pagi, semangat gotong royong warga RW 10, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang tak surut. Bersama masyarakat, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Iman Sutiawan turun langsung membersihkan saluran drainase yang selama ini menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan diawali dengan senam bersama di halaman SMA Negeri 29 Batam. Suasana penuh keakraban terlihat ketika warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu hingga pelajar, ikut memeriahkan kegiatan meski cuaca kurang bersahabat.

banner 728x90

Usai senam, rombongan langsung bergerak menuju titik drainase dan parit induk yang selama ini dikeluhkan warga karena kerap meluap saat hujan deras turun. Bersama Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan, camat, lurah, Kapolsek Sekupang, perangkat RT/RW hingga Satgas Drainase, mereka bergotong royong membersihkan saluran yang dipenuhi tumpukan sampah dan sedimentasi.

Hujan yang turun tidak menghentikan langkah Iman Sutiawan. Dengan pakaian yang basah kuyup, ia tetap menyusuri tepian parit sambil berdialog langsung dengan warga untuk melihat kondisi di lapangan.

Kehadirannya mendapat perhatian masyarakat yang selama ini berharap adanya solusi nyata terhadap persoalan banjir yang kerap melanda lingkungan mereka ketika musim penghujan tiba.

Iman menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas banyaknya keluhan warga terkait buruknya sistem drainase di kawasan RW 10 Tiban Indah.

“Pagi ini kami bersama DPRD Kota Batam, pihak kecamatan, kelurahan, kepolisian dan masyarakat turun langsung melihat kondisi di lapangan. Memang saat musim hujan, wilayah ini cukup terdampak banjir sehingga perlu penanganan serius,” ujarnya.

Menurutnya, dari keterangan masyarakat disini, menunjukkan adanya beberapa titik drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga menghambat aliran air menuju saluran utama.

Ia juga menyebut sejumlah jalur drainase perlu diperbaiki dan dinormalisasi agar aliran air kembali lancar dan tidak lagi menggenangi permukiman warga.

Dalam peninjauan tersebut, kader terbaik dari partai Gerindra ini juga menemukan adanya hambatan di lapangan, termasuk akses pembersihan drainase yang tertutup pagar seng milik salah satu perusahaan di sekitar lokasi. Kondisi itu membuat proses penanganan selama ini belum berjalan maksimal.

Untuk mencari solusi menyeluruh, Iman mengungkapkan dalam waktu dekat akan dilakukan rapat bersama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam guna membahas penanganan banjir di kawasan RW 10 Tiban Indah, khususnya di sekitar SMA Negeri 29 Batam.

“Insya Allah Selasa nanti ada rapat bersama BP Batam dan Pemko Batam terkait persoalan ini. Harapan kita tentu ada langkah konkret agar banjir di wilayah ini bisa segera teratasi,” katanya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme warga yang tetap hadir dan ikut bergotong royong meski hujan turun sejak pagi.

“Walaupun hujan, semangat masyarakat luar biasa. Hari ini kita turun langsung mengecek titik-titik penyumbatan dan hambatan aliran air. Mudah-mudahan ke depan ada solusi terbaik agar banjir tidak lagi terjadi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *