Batam, Owntalk.co.id – Hubungan perdagangan antara Batam dan India menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Sepanjang Kuartal I tahun 2026, nilai ekspor Batam ke India tercatat mencapai USD521,6 juta atau berkontribusi sebesar 11,14 persen terhadap total ekspor Batam.
Capaian tersebut menempatkan India sebagai salah satu mitra dagang utama sekaligus tujuan ekspor terbesar ketiga bagi Batam, menegaskan peran strategis negara tersebut dalam mendukung pertumbuhan sektor industri dan perdagangan internasional di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam.
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan bahwa peningkatan volume perdagangan ini menjadi indikator kuat tingginya kepercayaan pelaku usaha India terhadap daya saing Batam sebagai pusat industri dan logistik di kawasan.
“India merupakan mitra strategis yang memiliki potensi besar dalam pengembangan industri dan perdagangan. Pertumbuhan ekspor yang terus meningkat mencerminkan hubungan ekonomi yang semakin erat antara Batam dan India,” ujarnya.
Menurut Fary, BP Batam saat ini terus memperkuat ekosistem investasi dan perdagangan melalui pengembangan kawasan industri, logistik, serta peningkatan konektivitas perdagangan internasional. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan arus barang dan memperluas pasar ekspor Batam ke berbagai negara, termasuk India.
Selain sektor perdagangan, kerja sama kedua pihak juga berpotensi berkembang pada bidang manufaktur, energi terbarukan, sektor maritim, serta penguatan rantai pasok industri yang menjadi kebutuhan kedua negara.
Ke depan, BP Batam bersama pihak India berencana menggelar forum bisnis yang mempertemukan pengelola kawasan industri Batam dengan jaringan pelaku usaha dan kamar dagang India. Forum tersebut diharapkan dapat membuka peluang perdagangan baru sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat perdagangan dan ekspor unggulan Indonesia.

