BATAM, OWNTALK.CO.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Haji Iman Sutiawan, menggelar kegiatan reses masa persidangan di Kampung Tua Tembesi Lestari, RT 02/RW 03, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam. Kegiatan tersebut berlangsung pada, Minggu (09/08/2026) Malam.
Agenda tatap muka yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Sagulung, jajaran Polsek, Danramil, KUA, lurah se-Kecamatan Sagulung, serta tokoh masyarakat setempat tersebut berfokus pada mekanisme penyaluran aspirasi dan sosialisasi program strategis pemerintah.
Camat Sagulung, Muhammad Arfie Eranov, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPRD Kepri di wilayah Tembesi Lestari. Arfie menegaskan bahwa aspirasi utama yang menjadi harapan masyarakat setempat adalah kepastian legalitas pemukiman. Ia turut mengimbau warga untuk senantiasa bersinergi dan menjaga komitmen dalam mendukung pembangunan di kawasan Kampung Tua.
Dalam arahannya, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menegaskan pentingnya tertib administrasi dalam pengusulan program pembangunan melalui reses. Iman menyampaikan bahwa seluruh aspirasi dari RT maupun RW kini wajib disampaikan dalam bentuk proposal tertulis.

”Tujuan reses adalah menjembatani aspirasi masyarakat. Namun, saat ini pemerintah lebih berhati-hati. Semua usulan harus berbentuk proposal sebagai dasar pertanggungjawaban legalitas alokasi anggaran,” ujar Iman.
Iman menambahkan, langkah seleksi melalui proposal mutlak dilakukan mengingat banyaknya usulan yang masuk mencapai lebih dari 100 aspirasi dari empat kecamatan sementara kemampuan anggaran daerah maupun pusat mengalami keterbatasan.
Pemerintah akan memprioritaskan program yang memiliki tingkat urgensi tinggi dan dampak langsung bagi kebutuhan masyarakat.
Selain pembahasan mekanisme reses, Iman mengimbau warga untuk kooperatif terhadap petugas pendataan kependudukan dari dinas terkait. Pendataan yang akurat mengenai kondisi ekonomi keluarga sangat krusial untuk membina basis data (database) terpadu di tingkat pusat, sehingga penyaluran bantuan sosial (bansos) dapat tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kepri juga mengajak masyarakat untuk mendukung keberlanjutan program-program strategis nasional dan daerah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menekan angka stunting serta pemberdayaan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Terkait isu ketenagakerjaan dan pendidikan, Iman memaparkan rencana pembenahan sektor pendidikan kejuruan di Provinsi Kepri. Pemerintah daerah berencana melakukan alih fungsi beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) guna menyesuaikan kebutuhan dunia industri di Batam.
”Kami mendorong adanya nota kesepahaman (MoU) antara SMK dan perusahaan-perusahaan di Batam. Kurikulum pembelajaran akan diselaraskan dengan kebutuhan industri serta pariwisata lokal. Di sisi lain, perlindungan tenaga kerja tempatan juga diperkuat melalui penataan administrasi kependudukan dan Perda Ketenagakerjaan agar anak-anak Batam menjadi prioritas utama di dunia kerja,” kata Iman.

