Polri Apps
banner 728x90

Antisipasi Praktik Curang BBM, Polres Karimun Patroli Dan Sambang SPBU

#image_title

Karimun, Owntalk.co.id – Dalam rangka mengantisipasi kekurangan ketersediaan stok BBM (Bahan Bakar Minyak) dan antisipasi adanya praktik curang yang dilakukan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dalam penjualan BBM, Polres Karimun beserta Jajaran Polsek Polres Karimun melakukan sambang ke SPBU Poros. Minggu (31/3/2024).

Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta Polres Karimun AKP Thomas Charles, S.H. menyampaikan, bahwa kegiatan patroli tersebut melakukan pemantauan ketersediaan stok BBM di SPBU Poros dan menghimbau kepada petugas SPBU agar tidak melayani penjualan BBM dengan pembeli yang menggunakan jerigen untuk dijual ulang.

“Utamakan penjualan terhadap masyarakat pengguna jalan agar tidak sampai kehabisan bahan bakar selama terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H di Kabupaten Karimun,” katanya.

Thomas menghimbau, kepada masyarakat pengguna jalan yang melakukan pembelian BBM dihimbau untuk secara tertib atau antri agar semua dapat berjalan dengan lancar, untuk itu harapan agar terkait BBM saat ini.

“Agar bisa diperhatikan takaran penjualan dan tidak ada yang menyalahgunakan penjualan BBM untuk menghindari hal hal yang dapat merugikan masyarakat khusunya di wilayah Kabupaten karimun,” ujarnya.

Sambutan positif diberikan oleh masyarakat maupun petugas SPBU Poro Kabupaten Karimun dengan menyampaikan, terima kasih atas kehadiran Patroli Polres Karimun dengan semua arahan dan himbauan yang disampaikan, dengan tidak melayani pembeli dengan jerigen dan mengutamakan masyarakat yang dalam perjalanan”, ungkap salah seorang staff SPBU.

Thomas menyampaikan, apresiasi dan dukungannya dengan langkah langkah yang telah dilakukan oleh personel yang melaksanakan Patroli dalam mengantisipasi terjadinya kerawanan terkait BBM, tingkatkan patroli secara rutin ke SPBU dan berikan himbauan agar tidak melakukan penimbunan dan praktik kecurangan.

“Dari hasil pengecekan belum ditemukan adanya penyimpangan maupun praktik kecurangan dan kondisi fungsi peralatan pengisian BBM juga dalam kondisi layak dan baik,” ucapnya. (koko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *