Polri Apps
banner 728x90

Pujasera Kijang Bersiap Dihadirkan Kembali: Kian Indah dan Ramai

Gubernur Ansar silaturahmi bersama masyarakat Kijang di pujasera Kijang.

Kijang, Owntalk.co.id – Pujasera Kijang, yang telah lama menjadi pusat kuliner masyarakat setempat, siap menjalani proses revitalisasi pada tahun 2024 ini oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, secara resmi mengumumkan rencana ini dalam sebuah acara silaturahmi bersama masyarakat Kijang di Pujasera Kijang pada hari Senin (26/02).

Pemerintah Provinsi Kepri telah mengalokasikan dana sebesar Rp2,7 miliar melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk merevitalisasi Pujasera Kijang.

“Gagasan revitalisasi Pujasera ini kami tawarkan dengan harapan agar tempat ini semakin menarik minat pengunjung. Kami telah melihat kesuksesan serupa setelah revitalisasi Akau Potong Lembu, yang kini semakin ramai dikunjungi oleh masyarakat,” ungkap Gubernur Ansar.

Dalam desain baru yang dipresentasikan kepada masyarakat, Pujasera Kijang akan dibangun dengan ornamen khas Melayu, seperti payung berarak sukacita dan tiang dengan empat kelopak yang melambangkan empat pilar masyarakat Melayu: etnis, budaya, bahasa, dan kerajaan.

Revitalisasi Pujasera Kijang juga akan mencakup perbaikan fasilitas seperti mushalla, tempat wudhu, etalase pedagang, toilet, dan tempat parkir.

Selain proyek revitalisasi Pujasera, Gubernur Ansar juga menyatakan rencana untuk menambahkan pencahayaan di kawasan Taman Kota guna meningkatkan keamanan, serta merelokasi beberapa lapak pedagang agar tatanan lingkungan sekitar kolam terlihat lebih teratur dan menarik.

Pemerintah Kabupaten Bintan juga berkomitmen untuk merenovasi lapangan futsal dan lapangan basket di sekitar Taman Kota Kijang.

“Dengan harapan bahwa Taman Kota, khususnya Pujasera, akan menjadi lebih baik di masa depan. Kijang adalah tempat yang indah dan nyaman,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga menekankan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri untuk terus membangun semua kabupaten/kota secara serentak dari waktu ke waktu, yang akan berdampak pada perkembangan provinsi di semua sektor, termasuk ekonomi dan infrastruktur.

Dia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Dinas Perkim Provinsi Kepulauan Riau telah merealisasikan anggaran APBD senilai Rp2,49 miliar hanya untuk wilayah Kecamatan Bintan Timur, yang meliputi 22 kegiatan untuk pembangunan fasilitas umum dan sosial masyarakat.

“Untuk tahun 2024 ini, kami akan meningkatkan anggaran khusus untuk Kecamatan Bintan Timur, dengan total anggaran Rp5,02 miliar untuk 11 kegiatan,” tambahnya.

Dia juga menyebut beberapa proyek lain yang telah dilakukan di Kabupaten Bintan, seperti pembangunan pelabuhan apung HDPE di Pasar Barek Motor dengan nilai Rp3,5 miliar, serta pembangunan kolam retensi banjir di Kampung Kuala Lumpur, Bintan Timur, senilai Rp7 miliar.

“Dengan berbagai proyek ini, kami berharap masyarakat Kepulauan Riau dapat menikmati infrastruktur yang lebih baik dan layanan yang lebih berkualitas,” ungkap Gubernur Ansar.

Tak lupa, pada tahun 2023, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah memulai pembangunan Kampung Wisata Otak-Otak di Sei Enam dengan anggaran Rp1,3 miliar, yang akan terus dilanjutkan untuk menjadikannya sebagai salah satu ikon di Kecamatan Bintan Timur.

Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Sekretaris Daerah Bintan Rony Kartika, tim percepatan pembangunan, dan para kepala OPD Pemprov Kepri juga turut hadir dalam acara silaturahmi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *