Batam  

Jelang Natal dan Libur Tahun Baru, BPTD Kelas II Kepri Pastikan Kesiapan Sarana dan Prasarana 

Sesi foto berasama usai melaksanakan Konferensi Pers

Batam, Owntalk.co.id – Menjelang Natal 2023 dan Libur Tahun Baru 2024, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menyampaikan kesiapan Sarana dan Prasarana. Setelah rapat dengan seluruh Stakeholder, pihaknya menyampaikan beberapa hal yang di pastikan sudah siap hingga 100 persen untuk mengawasi jalannya Natal dan Libur Tahun Baru. 

Kepala BPTD Kelas II Provinsi Kepri, Dini Kusumahati Damarintan mengatakan, bahwa pihaknya sudah memastikan kesiapan angkutan dalam momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. 

“Kami sampaikan bahwa segala kesiapan, baik sarana maupun prasarana, telah dipersiapkan untuk mengangkut penumpang yang akan melakukan perjalanan liburan. Periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) direncanakan berlangsung mulai dari 19 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024,” ungkapnya saat konferensi pers di Pelabuhan Roro, Tanjung Uban, Jumat (15/12/2023).

Lanjut Dini, mereka akan mendirikan posko terpadu, dengan posko utama di Pelabuhan Roro Telaga Punggur dan Pelabuhan Tanjung Uban.

“Selama liburan Nataru, masyarakat dapat membuat pengaduan di posko terpadu tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Junaidi menegaskan, bahwa persiapan untuk angkutan laut selama liburan Nataru tahun ini sudah mencapai 100 persen setelah rapat dengan semua stakeholder.

“Persiapan kita sudah mencapai 100 persen, baik di Punggur maupun di Uban. Kami tidak hanya mengantisipasi lonjakan penumpang selama liburan Nataru, tetapi juga seiring dengan liburan anak sekolah dan pesta demokrasi menjelang pemilu,” ujarnya.

Selain Itu, GM ASDP Kota Batam, Nana Sutrisna menamuturkan, kesiapan penuh untuk liburan Nataru. Nana menginformasikan bahwa sistem penjualan tiket akan mengadopsi metode WhatsApp, serupa dengan libur Lebaran sebelumnya.

“Kami menerapkan sistem yang sama seperti libur Lebaran kemarin, di mana masyarakat dapat membeli tiket melalui WhatsApp. Ini dilakukan untuk menghindari penumpukan penumpang dan memastikan keterbukaan dalam pemesanan tiket,” tutupnya. 

Exit mobile version