Polri Apps

Ansar Resmikan Program BPBL Gratis di Batam Melalui Dana CSR

Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis yang bersumber dari dana Corporate Social Resposibility (CSR) di Tanjung Piayu Laut, Batam.

Batam, Owntalk.co.id – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis di Tanjung Piayu Laut, Batam, yang didanai oleh Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Sektor Ketenagalistrikan, Senin (11/12).

Acara ini menandai langkah besar dalam meningkatkan rasio elektrifikasi dan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan.

Total 210 rumah tangga di ketiga daerah tersebut menerima bantuan BPBL, yang berasal dari beberapa perusahaan yang berpartisipasi aktif dalam program ini.

Sejumlah perusahaan, termasuk PT. PLN Batam, PT. Mitra Energi Batam, PT. Dalle Energi Batam, PT. Energi Listrik Batam, PT. Tunas Energi Batam, PT. TJK Power Batam, PT. Bintan Resort Cakrawala, dan PT. Bintan Inti Industrial Estate, memberikan kontribusi dengan menyambungkan listrik secara gratis untuk rumah tangga yang membutuhkan.

BPL gratis ini merupakan bagian dari program Kepri Terang yang digagas Gubernur Ansar sejak awal menjabat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan kesejahteraan masyarakat Kepri, khususnya di daerah kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Gubernur Ansar menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi perusahaan-perusahaan tersebut dan mengaitkannya dengan program Kepri Terang yang telah digagas sejak awal kepemimpinannya.

“Kita doakan perusahaan ini kedepannya lebih maju dan berkembang untuk bisa menjadi andalan kita Provinsi Kepri dan semoga juga memberikan kontribusi CSRnya lebih banyak lagi,” ujar Gubernur Ansar dalam sambutannya.

Selama tiga tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah berhasil menyambungkan listrik secara gratis untuk 11.200 rumah tangga, dengan prioritas di daerah kawasan 3T, seperti Natuna, Anambas, dan Lingga.

“Kontribusi besar ini kami selesaikan melalui anggaran APBD Kepri, APBN, CSR, dan perusahaan lainnya. Mudah-mudahan kita bisa mengejar target capaian elektrifikasi yang sudah mencapai 97 persen. Kita hanya mendorong agar waktu hidupnya yang masih 12 jam bisa menjadi 24 jam. Kita akan teruskan program ini dan mudah-mudahan PLN terus bersama kita mendukung hal ini,” ungkap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar berharap bahwa melalui BPBL ini, usaha kecil menengah (UKM) di rumah tangga dapat berkembang, aktivitas belajar anak-anak di malam hari meningkat, dan kesejahteraan masyarakat terangkat.

Hadir dalam acara ini beberapa tokoh penting, antara lain Ketua Badan Kehormatan DPRD Kepri Taba Iskandar, Pj. Wali Kota Tanjungpinang, Bupati Bintan, Tim Percepatan Pembangunan, dan perwakilan perusahaan yang turut serta dalam menjalankan program BPBL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *