Mau Digusur Pemko Batam, Warga Tembesi Lestari Teriak Gus Muhaimin Capres 2024

Date:

Related stories

Muswil IV Pemuda Pancasila Kepri Resmi Dibuka, Siapakah Nahkoda Selanjutnya

Batam, Owntalk.co.id - Pemuda Pancasila (PP) Kepulauan Riau (Kepri)...

Petugas Gabungan Gelar Razia Pajak Kendaraan di Daik – Lingga

Lingga, Owntalk.co.id - Sejumlah kendaraan bermotor terjaring razia saat...

Jelang Konser Noah, PTSP Periksa Perizinan Holywings Batam

Batam, Owntalk.co.id - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu...

NELAYAN KARIMUN TERSAMBAR PETIR SAAT MENJARING IKAN DI PERAIRAN TAKONG HIU KAB. KARIMUN

Karimun, Owntalk.co.id - Sat Polairud Polres Karimun berhasil evakuasi...

PT Timah Serahkan Bantuan Kursi untuk Mendukung Kegiatan Masyarakat Dusun II Desa Gemuruh

Kundur Barat, Owntalk.co.id -- Untuk meningkatkan sarana dan prasarana...

Batam, Owntalk.co.id – Sebanyak 400 warga Tembesi Lestari, Kecamatan Sagulung, meminta perlindungan kepada Gus Muhaimin alias A Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas rencana penggusuran rumah tinggal mereka oleh Pemerintah Kota Batam.

“Kami meminta perlindungan Gus Muhaimin sebagai Calon Presiden tahun 2024 memperjuangkan nasib kami dari penggusuran. Hidup Gus Muhaimin Calon Presiden tahun 2024,” kata Beslan Manurung, Ketua Kampung Tua Tembesi Tembesi Lestari, kemarin di Balai Warga Tembesi Lestari.

Pernyataan tersebut disambut earga dengan teriakan penuh semangat : “Gus Muhaimin Oke, Gus Muhaimin Presiden.”

Penyampaian permohonan perlindungan tersebut disampaikan warga kepada Surya Makmur Nasution, Relawan Gus Muhaimin for Presiden.

Menurut Beslan, pada Juni 2021 lalu sudah ada 118 rumah yang digusur dengan alasan untuk pengembangan infrastruktur jalan. “Waktu itu warga bersedia karena dijanjikan Pak Wali akan ada pergantian kavling siap bangun. Tapi, hingga kini belum ada realisasinya,” jelasnya.

Sementara Sinaga mengatakan, pihaknya belum dapat menerima rencana penggusuran pada bulan Mei 2022 mendatang. Alasannya, 400 rumah warga yang berjarak 40 meter dari jalan raya ke rumah warga sudah terlalu jauh.

“Apakah ini alasannya untuk pengembangan jalan lagi, atau ada maksud lain, misalnya ada investor yang mau bangun ruko?,” tanya Sinaga.

Mendengar hal tersebut, Surya Makmur Nasution mengatakan, aspirasi ini patut didengar dan diindahkan oleh Pemerintah Kota Batam. Pemko Batam harus mengajak warga berdialog untuk mencari solusinya. Ia berjanji akan meneruskan aspirasi warga kepada Ketua Umum DPP PKB melalui Ketua PKB Kepri dan Anggota Fraksi PKB DPRD Kepri dan Batam.

“Aspirasi warga Tembesi Lestari patut didengar dan diindahkan. Saya yakin Pak Wali bersedia berdialog dan memberi solusi terbaik kepada warga. Apakah penambahan penggusuran 400 warga itu benar untuk infrastruktur jalan lagi atau bisnis,” kata SMN.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories