Jakarta, Owntalk.co.id – Usai menjadi sorotan terkait kasus ujaran kebencian “Allahmu Lemah” dan ditangkap oleh polisi hingga mendekam di Rutan Bareskrim Polri, Ferdinand Hutahaean menuliskan surat permohonan maaf.
Surat tersebut dititipkan kepada kawan-kawan media dengan ditujukan kepada masyarakat warga negara Indonesia.
Melalui surat itu, Ferdinand meminta maaf kepada tokoh agama atau masyarakat yang merasa tersakiti atas cuitannya tersebut.
Ia mengaku sebagai seorang muslim tiada lagi tempat berlindung kecuali Allah SWT dan memohon bimbingan untuk menjadi lebih baik.
Baca Juga :
- Tinjau Dapur SPPG Batam, Endipat Wijaya: Kualitas Makanan Siswa Tak Boleh Ditawar!
- Peserta Pesparawi Kepri Protes LPPD, Nilai Tertinggi Justru Terancam Gagal Berangkat ke Nasional
- Kunjungi Gudang Bulog di Batam, Endipat Wijaya Pastikan Ketahanan Pangan Aman Hingga 3 Bulan ke Depan
Berikut isi lengkap surat permohonan maaf yang ditulis Ferdinand Hutahaean dibalik jeruji besi.
