Tertibkan Pungli, Bupati Lumajang Diancam Dibunuh

Berita Terkini Batam

Jakarta, Owntalk.co.id – Tindakan pungutan liar menjadi sorotan publik setelah Presiden Joko Widodo memberikan respon untuk keluhan sopir Kontainer, yang mana mengeluhkan pungli yang dilakukan petugas Pelabuhan Tanjung Priok.

Penertiban terhadap aksi pungutan liar seperti ini, telah dilakukan juga oleh Bupati Lumajang, Jawa Timur Thoriqul Haq.

Thoriq telah melakukan penertiban pungli pada pengelolaan jasa timbang truk pengangkut barang.

Pada saat itu, terdapat pemalsuan MoU pemerintah kabupaten Lumajang dengan pihak ketiga mengenai biaya jasa timbang dan penyatuan pajak.

Kebijakan ini telah berlaku sejak 2005, dan telah bersengketa di pengadilan yang berujung pemkab Lumajang dinyatakan bersalah. Namun, MoU tetap berjalan.

“Tapi penarikan jasa timbangannya terus berlangsung,” ujar Thoriq.

Pihaknya lantas melakukan sidak dan mendapati surat-surat palsu berkop Dinas Pengelola Keuangan Pemkab Lumajang, yang mana dinas tersebut telah diubah berdasarkan peraturan daerah.

Akibat aksinya itu, Thoriq mengaku mendapat ancaman pembunuhan melalui pesan singkat dari nomor yang tidak teridentifikasi.

“Diancam saya dibunuh,” kata Thoriq saat dihadirkan sebagai narasumber dalam program Mata Najwa di Trans 7, Rabu (16/6) malam.

Ancaman itu juga dilontarkan terhadap keluarga dan anaknya yang sedang bersekolah di Surabaya, sedangkan Thoriq berada di Lumajang.

“Mereka sampai memfoto sekolah anak saya,” kata Thoriq. (Ir)

Exit mobile version