Jakarta, Owntalk.co.id – Jawa Barat berencana akan memulai penggelaran sekolah tatap muka pada Juli mendatang. Pelaksanaan sekolah tatap muka ini akan terlaksana setelah para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah, telah melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Abdul Hadi Wijaya selaku Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar menyampaikan untuk benar-benar mempersiapkan dengan baik pelaksanaan pembelajran tersebut. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran corona di sekolah.
- Ketua DPRD Kepri Minta Warga Tak Terpancing Hoaks Blackout dan Panic Buying BBM
- BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Objek Vital Jadi Prioritas
- Siap Jadi Pusat Pembinaan Umat, Ketua DPRD Kepri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Amin Nurul Iman
- AKBP Robby Topan Manusiwa Ditunjuk Jadi Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Silvester Simamora Bergeser ke STIK Polri
- PIPPIB Diduga Hambat Sertifikat Tanah Warga Karimun
Dia juga berpendapat, pencegahan ini juga dilakukan demi memenuhi protokol kesehatan yang ketat. Dengan memvaksinasi para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah merupakan langkah yang tepat untuk memulai kegiatan tersebut.
Dedi Supandi selaku Kadistik Jabar menyampaikan, pihak kini sudah mengajukan dosis vaksin sebanyak 66.385 dosis. Dosis ini telah diajukan sebelum memulai tahun ajaran baru 2021 pada Juli mendatang.
Aloasi vaksin tersebut juga diperuntukkan kepada non-ASN pendidikan, termasuk satpam dan ASN guru.
Vaksinasi kepada guru yang akan melaksanakan proses pembelajaran tatap muka ini akan dilaksanakan pada Minggi ketiga Maret mendatang.
(Jul)

