Jakarta, Owntalk.co.id – Jawa Barat berencana akan memulai penggelaran sekolah tatap muka pada Juli mendatang. Pelaksanaan sekolah tatap muka ini akan terlaksana setelah para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah, telah melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Abdul Hadi Wijaya selaku Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar menyampaikan untuk benar-benar mempersiapkan dengan baik pelaksanaan pembelajran tersebut. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran corona di sekolah.
- Dari Pokir untuk Rakyat, Langkah Aweng Kurniawan Bantu Nelayan Belakang Padang Melaut Lebih Cepat
- Penuhi Komitmennya, Aweng Kurniawan Serahkan Bantuan Alat Posyandu hingga Perlengkapan Hadrah
- Laskar Ampera ARH 66 Kepri Apresiasi Terpilihnya Amsakar Achmad di Musda VII KAHMI Batam
- Tindak Lanjuti Arahan DPP, Waka I DPRD Batam Aweng Kurniawan Gelar Gerakan Indonesia ASRI
- Semarakkan Hari Jadi Kepri Ke-24, DPRD Kepri Salurkan Bantuan Sembako bagi Veteran di Karimun
Dia juga berpendapat, pencegahan ini juga dilakukan demi memenuhi protokol kesehatan yang ketat. Dengan memvaksinasi para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah merupakan langkah yang tepat untuk memulai kegiatan tersebut.
Dedi Supandi selaku Kadistik Jabar menyampaikan, pihak kini sudah mengajukan dosis vaksin sebanyak 66.385 dosis. Dosis ini telah diajukan sebelum memulai tahun ajaran baru 2021 pada Juli mendatang.
Aloasi vaksin tersebut juga diperuntukkan kepada non-ASN pendidikan, termasuk satpam dan ASN guru.
Vaksinasi kepada guru yang akan melaksanakan proses pembelajaran tatap muka ini akan dilaksanakan pada Minggi ketiga Maret mendatang.
(Jul)

