Jakarta, Owntalk.co.id – Jawa Barat berencana akan memulai penggelaran sekolah tatap muka pada Juli mendatang. Pelaksanaan sekolah tatap muka ini akan terlaksana setelah para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah, telah melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Abdul Hadi Wijaya selaku Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar menyampaikan untuk benar-benar mempersiapkan dengan baik pelaksanaan pembelajran tersebut. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran corona di sekolah.
- Kejari Karimun Tegaskan Komitmen Perangi Narkotika, Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Mako Lanal TBK
- TNI AL Musnahkan Narkotika Senilai Rp1,9 Miliar di Karimun, Jaringan Penyelundupan dari Malaysia Digagalkan
- Hadiri Haflah Al-Falah Assyafi’iyyah, Ketua DPRD Kepri Komit Kawal Kemajuan Pesantren di Batam dan Perhatikan Insentif Guru
- Tembus 97,53 Persen, 2,2 Juta Penduduk Kepri Kini Tercover JKN
- Polres Karimun Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Salurkan Bansos dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Dia juga berpendapat, pencegahan ini juga dilakukan demi memenuhi protokol kesehatan yang ketat. Dengan memvaksinasi para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah merupakan langkah yang tepat untuk memulai kegiatan tersebut.
Dedi Supandi selaku Kadistik Jabar menyampaikan, pihak kini sudah mengajukan dosis vaksin sebanyak 66.385 dosis. Dosis ini telah diajukan sebelum memulai tahun ajaran baru 2021 pada Juli mendatang.
Aloasi vaksin tersebut juga diperuntukkan kepada non-ASN pendidikan, termasuk satpam dan ASN guru.
Vaksinasi kepada guru yang akan melaksanakan proses pembelajaran tatap muka ini akan dilaksanakan pada Minggi ketiga Maret mendatang.
(Jul)

