Jakarta, Owntalk.co.id – Jawa Barat berencana akan memulai penggelaran sekolah tatap muka pada Juli mendatang. Pelaksanaan sekolah tatap muka ini akan terlaksana setelah para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah, telah melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Abdul Hadi Wijaya selaku Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar menyampaikan untuk benar-benar mempersiapkan dengan baik pelaksanaan pembelajran tersebut. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran corona di sekolah.
- PT KBM Tegaskan Legalitas Proyek Wisata Barelang, Bantah Tudingan Reklamasi Ilegal
- Bupati Karimun Lantik Liza Bharlyantie Hilsya Sebagai Dirut PT Pelabuhan Karimun
- Bupati Iskandarsyah Dampingi Gubernur Kepri Resmikan Tangkahan Nelayan Leho
- Pemkab Karimun Resmikan Mal Pelayanan Publik, Permudah Urusan Masyarakat Dan Dukung Iklim Investasi
- Warga Binongko di Kepri Siap Meriahkan HUT Ke-4 KKBB dengan Jalan Santai dan Bakti Sosial
Dia juga berpendapat, pencegahan ini juga dilakukan demi memenuhi protokol kesehatan yang ketat. Dengan memvaksinasi para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah merupakan langkah yang tepat untuk memulai kegiatan tersebut.
Dedi Supandi selaku Kadistik Jabar menyampaikan, pihak kini sudah mengajukan dosis vaksin sebanyak 66.385 dosis. Dosis ini telah diajukan sebelum memulai tahun ajaran baru 2021 pada Juli mendatang.
Aloasi vaksin tersebut juga diperuntukkan kepada non-ASN pendidikan, termasuk satpam dan ASN guru.
Vaksinasi kepada guru yang akan melaksanakan proses pembelajaran tatap muka ini akan dilaksanakan pada Minggi ketiga Maret mendatang.
(Jul)

