Jakarta, Owntalk.co.id – Jawa Barat berencana akan memulai penggelaran sekolah tatap muka pada Juli mendatang. Pelaksanaan sekolah tatap muka ini akan terlaksana setelah para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah, telah melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Abdul Hadi Wijaya selaku Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar menyampaikan untuk benar-benar mempersiapkan dengan baik pelaksanaan pembelajran tersebut. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran corona di sekolah.
- Perkuat Operasional Wilayah 1, Pelindo Jasa Maritim Siapkan Armada dan SDM Andal di Kepri
- PLN Batam Sediakan Akses Cek Kompensasi Pascagangguan Listrik, Pelanggan Diminta Verifikasi Haknya
- Polri Perketat Disiplin Internal, Seluruh Anggota Dilarang Menggunakan Vape
- Tim Formatur Rampungkan Struktur Kepengurusan PK NTT Kota Batam Periode 2026–2031
- Malam Basudara, DPP Flostar Nusantara Bersatu Tegaskan Hadir Bukan untuk Menyaingi Paguyuban Lain
Dia juga berpendapat, pencegahan ini juga dilakukan demi memenuhi protokol kesehatan yang ketat. Dengan memvaksinasi para guru dan tenaga pendidikan yang ada di sekolah merupakan langkah yang tepat untuk memulai kegiatan tersebut.
Dedi Supandi selaku Kadistik Jabar menyampaikan, pihak kini sudah mengajukan dosis vaksin sebanyak 66.385 dosis. Dosis ini telah diajukan sebelum memulai tahun ajaran baru 2021 pada Juli mendatang.
Aloasi vaksin tersebut juga diperuntukkan kepada non-ASN pendidikan, termasuk satpam dan ASN guru.
Vaksinasi kepada guru yang akan melaksanakan proses pembelajaran tatap muka ini akan dilaksanakan pada Minggi ketiga Maret mendatang.
(Jul)

